Daerah

Misteri Kontrak Proyek Pembangunan Pelabuhan Bagansiapiapi yang Bersumber Dana  DAK. !!! Lupa ingatan. 

Proyek pembangunan Bagasiapiapi dini sewaktu dalam tahap perjaaanya. 

Bagansiapiapi (pantauriau. com) Proyek pembanguman pelabuhan bagansiapiapi yang dibiayai dari dana APBN tahun angaran 2018 proyek kementrian perhubungan laut (HUBLA) di KSOP bagansialpiapi sampai sekarang pihak kontraktor masih bekerja padahal,masa kerja per 31 desember 2018 sudah berakhir , tapi fakta dilapangan kontaraktor PT..Multi Karya Pratama masih juga bekerja seperti biasanya. 

 

Dikonfirmasi salah satu masyarakat yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan kuat dugaan ada permainan serta kepentingan didalam proyek yang bernilaai 20 miliar tersebut. 

 

Dugaan tersebut didasari masih bekerja pihak kontraktor tanpa melalui mekanisme dan undang u dang padahal mengacu pada  undang undang jasa kontruksi dipasal 93 Perpres 54/70) maksimal denda 5% dari nilai kontrak (UU 18/199 ps. 43 ayat 2).. , Serta permen kementrian keuangan RI tanggal 23 nomor 243/PMK05/2015 tentang perubahan atas peraturan mentri keuangan nomor 194/PMK 05/2014  Tentang Pelaksanaan Anggaran Dalam Rangka Penyelesaian Pekerjaan Yang Tidak Terselesaikan Sampai dengan Akhir Tahun Anggaran. .

 

Berlanjut Pelaksanaan kontrak memiliki 2 pengertian, apakah Perpanjangan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan atau Perpanjangan Masa Kontrak. Hal ini amat penting karena keduanya amat berbeda. Berdasarkan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK), jadwal pelaksanaan pekerjaan dapat diperpanjang oleh PPK atas pertimbangan yang wajar. Contohnya tambahan pekerjaan, perubahan desain, keadaan kahar, atau masalah lain yang timbul di luar kendali penyedia. ,tapi didalam proyek pembangunan pelabuhan tersebut tidak ada tambahan melainkan keterlambatan pihak kontraktor dalam menyelesaika serta pemanfatan waktu

 

Ditempat Terpisah awak,Media pantauriau.com menghubungi melalui wa pribadinya Syafrizal selaku PA ( penguna Angaran) dan PPK Tito. utuk menanyakan hal tersebut serta menayaan dn kalrifikasi terkait masih bekerjanya kontraktor apa dan dmana dasar hukumnya untuk melanjutkan pekerjaan tersebut 

padahal konsultan supervisi sudah habis kontraknya per 31 desember 2018.

lalu jika ada pekerjaan tersebut  siapa yg mengawasi.nya .tapi sangat disayangkan pihak awak media tidak dapat penjelasan terkait pertanyaan tersebut , dan sangat disayangkan bahwa proyek pembangun pelabuhan Bagansiapiapi  tersebut per tanggal 31 desember masih dalam pengawasan TP4D kejari Rokan hilir. (syafry) 

 



[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan