Agar terhindar permasalahan Hukum

Disdik Bengkalis gelar sosialisasi penggunaan Dana BOS dan BOSDA

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura saat memberikan pengarahan kepada peserta Sosialisasi

DURI (PRC) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Kembali menggelar kegiatan sosialisasi tentang penggunaan dana BOS dan BOSDA tahun 2019, Tujuan kegiatan ini, agar Kepala sekolah terhindar dari persoalan hukum dalam penggunaan Dana BOS dan BOSDA.

Kegiatan tetsebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan Bathin Betuah Camat Mandau diikuti 218 guru ,kepala sekolah SDN dan Wasta SMPN dan Wasta serta Bendara se Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.

Camat Mandau Riki Rihardi menyampaikan bahwasanya dalam penggunaan dana bos/bosda ini harus sangat berhati-hati dalam menggunakannya.

“Jangan sekali-kali menyalahgunakan wewenang sebagai kepala sekolah, taati ketentuan dan aturan yang sudah ada, transparansi dan keterbukaan terhadap semua dewan guru yang ada, libatkan komite sekolah, jangan sampai komite sekolah tidak mengetahui penggunaan dana Bos dan Bosda ini,” ujar Camat Riki Kamis (11/4/19).

Ditambahkan Riki, Tujuan Kegiatan Sosialisasi Penggunaan Dana Bos-Bosda adalah untuk perubahan pola pikir dan kemampuan Kepala Sekolah maupun bendahara dalam mengelola biaya operasional sekolah yang dianggarkan pada APBN maupun dari APBD kemudian juga kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan dimulai dari perencaanan RKAS pelaksanaan hingga pelaporan bahkan sampai kepada dampak manfaat dari Dana Bos dan Bosda.

Serta terkait PPDB, penyerahan SK Guru dan Operator  Kontrak Provinsi, kontrak tenaga Daerah dan juga  guru kontrak sekolah.

“Pemerintah Kecamatan Mandau terutama para peserta Sosalisasi baik itu guru SDN, Wasta guru SMPN dan Swasta berikut Bendaraha agar benar-benar megelolah dana BOS dan BOSDA sesuai dengan pentunjuk penggunaanya, itu harapan kita bersama,” papar Riki Rihardi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten  Bengkalis Edi Sakura, S.Pd, M.Pd, disela sela kegiatan, menyampaikan, sosialisasi penggunaan Dana BOS dan Bosda, mengingatkan para Kepala sekolah agar bekerja dan bertindak sesuai Juknis yang ada.

“Seluruhnya sudah diatur dalam petunjuk teknis (juknis)  namun kita juga tetap ingatkan para kepala sekolah ini.Agar terhindar dari jeratan hukum,” tegas Edi Sakura.

Selanjutnya kata Edi Sakura bahwa program One Day One Ayat  perlu ditingkatkan.Karena akhir akhir ini kegiatan program tersebut mulai menurun. padahal juknis program tersebut  sudah ditanda tangani oleh bupati Bengkalis.

Program ini wajib dilaksanakan dan jika tidak dilaksanakan akan ada sanksinya.

“Kita harapkan dengan adanya Sosalisasi ini, maka para guru dapat menjalankan tugasnya dengan lancar karena sudah dilengkapi SK resmi,” harap Kadisdik Edi Sakura.***



[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan