Difitnah dan Kredibilitasnya di Rugikan

Camat Mandau Buka Pintu Maaf Untuk Akun Serdadu Langit “Kami Tunggu Sebelum Lapor Polisi”

Camat Mandau Riki Rihardi saat menggelar konfrensi pers dilantai II

DURI (PRC) – Dengan adanya postingan di akun Serdadu Langit dalam laman media sosialnya beberapa hari lalu yang  menuding sejumlah pihak sengaja bekerja tidak optimal saat rekapitulasi suara di PPK Mandau, hingga nanti perhitungan dialihkan ke Bengkalis hal tersebut membuat Camat Mandau, Riki Rihardi merasa terusik.

Pihaknya juga menuding Camat Mandau yang notabane adik kandung bupati sebagai team sukses Jokowi juga berperan dalam kekisruhan perhitungan di PPK Mandau tersebut.

Menilai postingan itu sebagai fitnah yang merugikan kredibilitasnya, Camat Mandau pun bereaksi dia tak ingin postingan itu menggiring opini masyarakat yang ujungnya nanti tercipta image negatif terhadap kepemimpinannya. 

Makanya Camat merasa perlu memberikan klarifikasi dan membuka pintu komunikasi dengan akun tersebut sebelum kasusnya dilanjutkan ke jalur hukum.

“Kita khawatirkan fitnah ini mempengaruhi pikiran magyarakat. Makanya ini perlu diluruskan. Jangan nanti masyarakat beranggapan benar pula tuduhan ini. Karena tahulah situasi politik saat ini,” Camat Mandau Riki Rihardi.

Kendati sudah difitnah dan dirugikan dengan status akun Serdadu Langit itu, Riki masih membuka pintu maaf bagi pemiliknya. Riki berharap permilik akun bertanggung jawab dengan postingannya dan meminta maaf secara terbuka kepadanya selaku pimpinan di Kecamatan Mandau ini.

“Kami masih punya niat baik agar akun ini minta maaf secara gentleman. Datang ke kantor Camat dan temui saya. Kalau tidak kita akan laporkan ini ke pihak kepolisian sesuai dengan UU ITE, karena dalam hal ini kredibilitas saya yang dipertaruhkan,” paparnya.

Kendati pemilik Akun sudah menghapus postingan bahkan Akunnya, namun Riki mengaku sudah mengantongi identitas dan lokasi pemilik akun. Begitu juga barang bukti screenshot postingan akun tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Namun langkah awalnya kita tetap buka komunikasi persuasif dengan pemilik akun agar bertanggung jawab dengan postingannya,” ungkap Riki lagi.

Pemikiran Camat yang tak langsung main lapor polisi ini patut diapresiasi karena sifatnya Camat ingin melakukan pembinaan kepada warganya. Namun jika peluang ini diabaikan pemilik akun Camat tak main - main melaporkan kasus ini ke ranah akun.

“Kita hanya ingin memberi pelajaran agar bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan. Jangan sembunyi setelah memfitnah dan merugikan nama baik orang. Akui kesalahan. Selesai masalahnya,” terang Riki sembari menghimbau agar warga bijak mengunakan media sosial.

Beri Klariflkasi

Sementara itu menanggapi postingan Akun FB Serdadu Langit yang mencurigai sejumlah pihak sengaja mengulur waktu agar limit perhitungan suara habis dan perhitungan suara pilpres di alihkan ke Bengkalis ditanggapi serius oleh Riki. Pihaknya tak ingin opini menyesatkan itu mempengaruhi pola pikir masyarakat lantaran persoalan kisruh rekapitulasi perhitungan suara di PPK Mandau tak terkait suara pilpres, namun suara pileg.

“Ini yang perlu kita luruskan. Heboh-heboh perhitungan suara di PPK Mandau terkait suara pileg dan bukan pilpres. Tapi kenapa ini yang kemudian di kaitkan dengan kami. Kan jadi aneh dan terkesan tak mengerti persoalan,” tuturnya.

Disisi lain postingannya akun Serdadu Langit yang sudah di screenshot itu kini menjadi barang bukti. Berikut postinganya :

“Kepada masyarakat kota Duri kecamatan Mandau mohon perhatian KPU Kecamatan Mandau bekerja tidak optimal dicurigai ini adalah sengaja agar limit waktu habis dan nanti tinggal penghitungan suara presiden akan dialihkan ke pulau Bengkalis.

Lalu akun tersebut juga menuliskan, Jokowi menang di Mandau padahal Jokowi tidak di sukai di Mandau. Untuk itu kepada masyarakat kota duri agar merapat ke kantor camat Mandau agar suara Prabowo dan kotak suara jangan dibawa ke Bengkalis, mari kita jihad, Perlu diketahui bupati Bengkalis dan Camat Mandau beradik kandung Mereka team sukses Jokowi, Tolak kotak suara dibawa ke Bengkalis Hentikan rencana penghitungan dibawa ke pulau Bengkalis Mohon sampaikan tulisan ini ke pak Prabowo.***



[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan