Advetorial Pemerintah Kabupaten Bengkalis

Wujudkan Negeri Maju dan Makmur, Pemkab Bengkalis Bangun RLH 1.200 unit

Bupati Bengkalis Amril Mukminin Saat Mengunjungi Warga yang Mendapatkan Bantuan Rumah Layak Huni (RLH) di Kecamatan Rupat

BENGKALIS (PRC) – Kebutuhan dasar manusia saat ini dan kedepan seperti sandang, pangan serta perumahan sudah menjadi permasalahan kompleks di Indonesia, seyogyanya dengan kemajuan zaman serta era globalisasi saat ini kebutuhan primer tersebut sudah harus terpenuhi, sehingga sumber daya manusianya dapat lebih bersaing dan maju. 

Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar tersebut dapat sebagai tolak ukur untuk menyatakan bahwa penduduk di daerah tersebut makmur dan sejahtera. Namun demikian, seiring dengan pertumbuhan sektor industri yang berkembang pesat, tingkat urbanisasi penduduk di Kabupaten Bengkalis pun meningkat, sehingga negeri Junjungan ini selain dihuni oleh penduduk asli juga dihuni oleh beragam suku dan agama.

Hal ini tentu berpengaruh pada  ketersediaan kebutuhan dasar manusia dan kelangsungan hidup sosial serta perekonomian yang membuat Pemerintah Kabupaten Bengkalis harus bekerja ekstra demi terwujudnya Bengkalis sebagai Negeri Maju dan Makmur di Indonesia.

Pesatnya dinamika kependudukan di Kabupaten Bengkalis inilah yang membuat Pemerintah Daerah harus menyusun program-program strategis agar ketersediaan kebutuhan dasar manusia dapat dipenuhi secara layak sebagai realisasinya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019 salah satu program strategis tersebut adalah membangun Rumah Layak Huni (RLH) sebanyak 1.200 unit dengan pola pelaksanaan Karya Bhakti dan Reguler.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimtan)  Kabupaten Bengkalis Gendrayana Rohaini,Msi mengutarakan Pembangunan RLH dengan sistem karya Bhakti sampai dengan triwulan pertama ini progres dilapangan sudah mencapai 30% untuk pembagian nya kita lakukan secara profesional berdasarkan persentase jumlah penduduk dan penyebaran nya kita seseuaikan menurut wilayah per gerbang seperti dengan visi misi Bapak Bupati Bengkalis. 

“Untuk Gerbang Pesisir Sebanyak 20 unit, dengan sebaran Kecamatan Rupat 16 unit dan Kecamatan Rupat Utara sebanyak 4 unit, lalu gerbang laksamana berjumlah 41 unit dengan sebaran Kecamatan Bukit Batu 15 unit, Bandar Laksamana 8 unit, dan Kecamatan Siak Kecil 18 unit, sedangkan gerbang utama berjumlah 114 unit dengan sebaran Kecamatan Bengkalis 65 unit dan Kecamatan Bantan 49 Unit, kemudian untuk Gerbang permata mendapat 225 unit, dengan sebaran Kecamatan Mandau 91 unit, Pinggir 36 unit, Bathin Solapan 53 unit serta Kecamatan Talang Muandau 45 unit ,” Kata Kadis Perkimtan Kabupaten Bengkalis Gendrayana Rohaini,M.Si.

Konsistensi dari penyediaan kebutuhan dasar manusia seperti program RLH ini tentu tidak terlepas dari Visi Misi Bupati Bengkalis, Amril Mukminin melalui program strategis yaitu menjadikan Bengkalis Negeri Maju dan Makmur, yang diaplikasikan melalui Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.

Kelompok Masyarakat (Pokmas)
 
Dalam implementasi program Pembangunan RLH ini ada tahapan-tahapan yang sudah diatur sedemikian rupa sehingga transparansi program ini tetap terjaga, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis, Gendrayana juga menuturkan bahwa dalam pelaksanaan program bantuan bangunan rumah layak huni tersebut juga dilaksanakan dengan pola reguler melalui  Kelompok Masyarakat Setempat (Pokmas).

“Fungsi dari Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis sendiri hanya sebagai fasilitator, untuk perencanaan serta pengawasan dan pendampingan dilakukan oleh Konsultan Manajemen Teknis (KMT), sedangkan pengelolaan Dana atau keuangan dan pelaksanaan pembangunnanya langsung oleh Pokmas,” sebutnya.

Untuk pola reguler oleh Pokmas Ada beberapa tahapan dalam menetapkan penerima bantuan pembangunan rumah layak huni, dimulai dari usulan Desa/Kelurahan kepada Kecamatan selanjutnya Kecamatan menyerahkan daftar usulan  dan data pendukungnya kepada Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis.

Selanjutnya, Tim KMT dari Dinas Perkimtan Kabupaten Bengkalis melakukan verifikasi atas usulan dari desa, Kelurahan melalui kecamatan untuk kelayakan calon penerima bantuan rumah yang diusulkan. Setelah itu calon penerima ditetapkan sebagai penerima bantuan RLH dengan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bengkalis.

“Tentu proses untuk pembangunan RLH ada beberapa tahapan yang harus dipenuhi diantaranya untuk menetapkan penerima bantuan ini dimulai dari Desa/Kelurahan kemudian Camat mengusulkan proposal tersebut ke kita, lalu tim KMT dari Perkimtan memverifikasi atas usulan tersebut setelah itu membuat SK dari Bupati Bengkalis,” terangnya.

Dijelaskan Gendra bahwa program ini adalah Visi dari Bupati Bengkalis Bapak Amril Mukminin yang ingin mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai Negeri yang maju dan makmur di Indonesia, Kita juga meminta kepada seluruh masyarakat agar mendukung penuh program strategis yang telah dicanangkan oleh beliau.

“Sedangkan maksud pelaksanaan kegiatan pembangunan RLH ini yaitu agar tersedianya rumah yang layak bagi keluarga miskin, sehingga lebih nyaman dan sehat yang menempatinya, terangkatnya harkat dan martabat keluarga, timbulnya kemampuan keluarga dalam melaksanakan peran serta fungsi keluarga terhadap pendidikan, lalu meningkatkan kualitas kesehatan dilingkungan pemukiman keluarga, juga meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat miskin,” cetusnya.

Kegiatan pembangunan RLH ini juga mengacu pada landasan hukum yang berlaku, baik dalam Undang-undang dasar 1945 pasal 27 ayat (2), pasal 33 dan 34, peraturan pemerintah, peraturan Presiden (Perpres), Peraturan kementrian sosial (Permensos) dan peraturan lainnya.

Pembangunan RLH ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia saja Tetapi juga untuk membangun mental dan sosial penghuni rumah. Sebagai tempat tinggal yang baik, maka rumah yang layak harus dipenuhi syarat fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung, secara mental memenuhi rasa kenyamanan dan secara sosial dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, lalu dapat menjadi media untuk mencapai keutuhan keluarga.

Tanggapan Warga

“Tentu program pembangunan RLH ini sangat berharga serta membantu kami dan ini juga terasa mimpi karena keinginan memiliki rumah yang bagus dan sehat sudah lama diinginkan oleh keluarga kami, kami juga bangga, senang dan terima kasih buat Bapak Bupati Bengkalis yang sudah membangun rumah keluarga kecil ini menjadi bagus semoga Bapak tetap sehat dan sukses selalu dalam menjalani tugas,” ucap Wati salah seorang warga Kecamatan Rupat yang mendapatkan bantuan Pembangunan RLH.

Dijelaskan Wati, Rumah kami sudah lama sekali kondisinya seperti ini dan keluarga kecil kami sudah lama berkeinginan memiliki rumah yang layak untuk dihuni namun kami terkendala dengan keuangan keluarga karena harus memenuhi kebutuhan untuk anak yang bersekolah dan makan sehari-hari untuk keluarga.

“Kami akan menjaga rumah ini agar awet karena untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumah ini tidak mudah, apalagi kondisi ekonomi keluarga juga lemah tidak mungkin mampu untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak,” jelasnya.

Tanggapan Anggota DPRD Bengkalis

Sementara itu anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hendri, S.Ag atau akrab disapa dengan sebutan Ongah Hendri ini sangat mendukung program pembangunan RLH yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis karena sangat membantu masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.

“Namun kita juga meminta agar program ini tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan jangan sampai ada masyarakat yang ekonomi nya tergolong mampu bisa mendapatkan bantuan pembangunan rumah layak huni pada Tahun 2019 ini,” tegasnya.

Harapan Hendri juga besar kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan bangunan rumah dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar dapat merawat rumah tersebut dengan baik dan jangan sampai rumah tersebut rusak dalam kurung waktu 1 Tahun.

“Bantuan rumah layak huni tersebut susah untuk mendapatkannya karena harus melewati mekanisme yang sangat panjang dan banyak masyarakat yang menginginkan rumah tersebut maka dari itu kita minta bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan bangunan rumah layak huni agar dapat merawatnya dengan baik,” tuturnya.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Program pembangunan rumah layak huni ini  juga menjadi pendukung pencapaian target Program Satu Juta Rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 29 April 2015 lalu seperti yang dijelaskan oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Bupati Amril juga meminta kepada Dinas terkait agar pengerjaan rumah layak huni ini sesuai dengan harapan masyarakat dan selalu diawasi jangan ada kesalahan dalam pengerjaannya.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentu menginginkan masyarakat yang ada di Negeri junjungan ini senang, dan dapat tinggal pada rumah yang layak huni, akan tetapi semua harus sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada,” ujar Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Ditambahkan Amril, Untuk Tahun ini kita Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Bengkalis melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan membangun Rumah Layak Huni (RLH) sebanyak 1.200 unit dengan sistem Karya Bhakti dan Reguler. Kita juga meminta kepada seluruh masyarakat agar mendukung dan mengawasi program ini agar terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama.

“Program ini juga upaya untuk mewujudkan Kabupaten Bengkalis umumnya Indonesia menjadi Negeri yang maju dan makmur dengan memberikan keringanan bagi masyarakat yang kurang mampu. Kebutuhan pokok seperti sandang, pangan dan papan bagi mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan,” tandasnya.(adv)



[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan