Daerah

Kemana storan Pajak dari Restribusi Sewa Menyewa alat milik Negara

Photo alat alat berat milik negara dibawah kendalli PUTR

.Bagansiapiapi (PRC) Sewa alat milik negara merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelompokkan pada Lain Lain Pendapatan Asli Daerah yakni dibukukan pada Pos Retribusi Pemakaian untuk Kekayaan Daerah.

Alat alat tersebut seperti Beko, beko loader, Boomak dan Dumtruck dibeli menggunakan dana APBD Rokan hilir , tentunya diperuntukan untuk kegiatan pemerintah daerah melalui dinas PUTR dan sudah barang tentu bisa disewakan oleh pihak pihak swaata sesuai dengan PP NO 38 tahun 2008 yang selanjutnya diubah PP NO 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara .

Dimonfirmasi melaui sumber (AM) senin 08/07/2019 Mengatakan " Dinas PUTR Rokan Hilir tentunya sudah pasti bertanggungjawab terhadap penerimaan PAD/ Retribusi dalam pemakaian kekayaan daerah dibawah kendalinya seperti penyewaan alat berat tersebut.

Dari Hasil Investigasi sementara dilapangan ditemukan besarnya dugaan kebocoran dalam penerimaan PAD dari Restribusi sewa menyewa alat alat berat, ini jelas dilakukan. Oleh oknum yang memanfaatkan dari sewa meyewa alat berat tersebut dan selalu mengkambing hitamkan kondisi alat berat yang sudah tidak baik padahal setiap tahunnya dialokasikan dana untuk pemeliharaan alat berat tersebut,

Dari himpunan data Potret pendapatan dari sewa alat berat ini pada tahun 2015 realisasi penerimaan dari sewa alat berat ini diperkirakan hanya 19 juta rupiah dan tahun 2016 diperkirakan mencapai 75 Juta,sementara untuk 2017 dan 2018 diperkirakan pendapatan sektor ini hanya dikisaran 100 Juta. 

Kecilnya penerimaan PAD sektor ini tentunya menimbulkan pertayaan besar untuk Dinas PUTR rohil yang telah membeli alat berat dari uang APBD Rohil dan diangarkan dalam Belanja pengadaan barang dan jasa ,Ulasnya 

Terpisah Saat diKonfirmasi awak media Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah CICIK MAWARDI mengatakan bahwa dari data yang ada bahwa penerimaan storan. Dari restribusi tersebut membenarkan .

Saat dimintai tangapannya Forum peduli Rokan Hilir ketua bidang investigasi Muslim" bahwa kecilnya restribusi pajak dari sektor sewa alat  dibawah kendali Dinas PUTR Rohil sangatlah kecil sekali ,diduga ada oknum menyelewengkan dan memanipulasi data untuk storan restribusi pajak sewa menyewa alat tersebut coba dibayangkan dalam tahun 2005 saja 19 jt . Bisa kita bandingkan ditempat jasa perentalan alat berat saja misalnya katakanlah kita merental exavator berkisaran harganya  240rb perjamnya , ucapnya  (s*)

 



[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan