DUH! Dua CJH Riau Gagal Berangkat, Kok Bisa? Begini Ceritanya

Ahad, 26 Juni 2022

Ilustrasi (Dok: net).

PANTAU PEKANBARU - Dua orang Calon Jemaah Haji (CJH) Provinsi Riau asal Kota Pekanbaru gagal berangkat ke tanah suci Mekkah.

Keduanya merupakan CJH yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 12 BTH atau Kloter 7 Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau.

Pasalnya satu pasien dinyatakan positif Covid-19, namun karena CJH yang positif pasangan suami istri, maka suami yang tidak positif diminta untuk melakukan isolasi.

"Hari ini masuk kloter terakhir CJH ke EHA Riau sebanyak 15 orang. Mereka tergabung Kloter 12 BTH," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Mahyudin melalui Kasi Haji dan Umrah, Rahmat Suhardi kepada CAKAPLAH.com, Ahad (26/6/2022).

Lebih lanjut Rahmat Suhardi mengatakan, dari 15 orang CJH Riau tersebut, dua orang CJH asal Kota Pekanbaru gagal berangkat ke tanah suci.

"Dua calon jemaah haji kita ada kendala berangkat. Dua orang ini mereka suami istri, namun yang positif istrinya. Hanya saja karena mereka ini ada hubungan erat, maka suaminya oleh pihak kesehatan diminta untuk isolasi mandiri," terangnya.

Dia menjelaskan berdasarkan aturan kesehatan, maka kedua CJH tersebut harus melakukan isolasi selama lima hari. Setelah lima hari dilakukan Swab PCR kedua dinyatakan negatif Covid-19, maka bisa berangkat susulan.

"Ini sedangkan kita urus Mereka bisa berangkat melalui embarkasi lain. Itu kalau masih ada penerbangan di embarkasi lain setelah lima hari ini. Setelah kita cek, ternyata ada di Jakarta, dan sudah kita lapor ke pusat untuk pemberangkatan dua CJH ini. Mudah-mudahan mereka sudah negatif dalam lima hari ke depan," jelasnya.

"Kalau ternyata selama lima hari ke depan mereka masih positif Covid-19, dan kehilangan kesempatan berangkat tahun ini, maka akan diberangkatkan tahun depan yang Insya Allah menjadi calon jemaah kita juga," tukasnya.***