Hukrim

DINAS PUPR RIAU TERKESAN SAMARKAN SURAT DINAS

PEKAN BARU (PRC) -LSM Pilar Bangsa,  secara kelembagaan menulis dan mengirim surat Kepada Kepala Dinas PUPR Riau untuk meminta Tanggapan dari suatu temuan dan di jawab secara tertulis oleh Dinas PUPR, namun ada kejanggalan dari surat tersebut, karena surat tersebut terkesan pribadi 

Superleni, S.Sos Ketua Umum LSM Pilar Bangsa menduga Dinas PUPR terkesan menyamarkan surat dinas dan rasanya Dinas PUPR harus belajar lagi terkait administrasi surat menyurat

"pada surat itu ditanda tangani oleh Kepala Bidang Pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan, Yunannaris, ST. MT tanpa mengatas namakan Kepala Dinas, Sementara surat dari Lsm Pilar Bangsa ditujukan kepada Kepala Dinas, surat tersebut tidak diberi Stempel Dinas dan hanya ditanda tangani oleh Kepala Bidang, disini kami menduga Kepala Bidang Pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan Dinas PUPR tersebut sengaja membuat dan menandatangani surat  seperti itu untuk mensamarkan saja, seolah-olah itu Surat Resmi dari Dinas namun secara hukum tidak dapat dikatakan dan dipertanngung jawabkan bahwa itu adalah Surat Dinas" ujar Superleni yang juga mantan ketua Panwaslu kota Pekanbaru periode 2011


"Mensamarkan artinya surat itu sengaja dibuat diatas Kop Surat Dinas, namun Surat tersebut tidak diberi Stempel Dinas, didalam membuat Surat Dinas tentu ada Aturan yang mengatur, sebab belum pernah dijumpai Surat Dinas yang keluar tanpa diberi Stempel Dinas, oleh karena itu, sebaiknya Dinas PUPR harus belajar lagi ilmu administrasi surat menyurat"lanjut Superleni, S.sos yang juga mantan anggota Panwaslu Provinsi riau tahun 2009 

Diwaktu yang berbeda awak media mencoba mengkonfirmasi sekretaris Dinas PUPR Riau, Ali Subagio melalui telepon seluler pribadinya dan seakan menyangkal semua yang dikatakan oleh Ketua LSM Pilar Bangsa dengan menyatakan DINAS PUPR sudah sesuai aturan dalam membalas surat resmi.

"Itu Kan sudah jelas, Kadis sudah mendelegasikan dan Kabid disuruh untuk menjawab dan sudah dijawab oleh Kabid dengan resmi menggunakan kop surat Dinas, itu semua sudah sesuai dengan aturan" Jelas Ali Subagio


Terkait tidak adanya stempel dari dinas, Ali Subagio mengatakan bahwa Kabid tidak memiliki stempel karena stempel hanya milik Kadis

"Stempel yang ada cuma Kadis, Kabid tidak memiliki stempel, kan di bunyikan yang menandatangani disitu Kabid, bukan Kadis, makanya tidak pakai stempel, kecuali atas nama Kadis barulah menggunakan Stempel, karena cuma Kadis yang punya stempel" Lanjut Ali Subagio mengakhiri




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan