Hukrim

Kangkangi UU OJK Koperasi Surya Makmur Bersama (Brother ) masih menjalankan usahanya

ROHIL (pantauriau.com) Beberapa hari yg lalu kami bertemu dengan pak Bambang Irawan selaku sekretaris LSM DPD Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum Republik Indonesia KAB.Rokan Hilir ,Beliau memberikan statement mengenai kelanjutan berita tentang Koperasi Simpan pinjam yang terbesar dan terbanyak hasil keuntungan usahanya di  Rokan Hilir khususnya di Bagansiapiapi yaitu Koperasi Surya Makmur Bersama (BROTHER).Beliau berkata" Koperasi Surya Makmur Bersama(BROTHER) mereka memberikan pinjaman hanya kepada PNS dan Tenaga Honorer Se Rokan Hilir dan si peminjam membayar cicilan pinjaman melalui Gaji mereka karena Koperasi Surya Makmur Bersama(BROTHER) terlebih dahulu telah bekerja sama dengan Bendahara pengeluaran(Gaji) SKPD seKabupaten Rokan Hilir ini sudah menjadi rahasia umum,padahal sipeminjam tersebut bukan anggota Koperasi di perparah lagi bunga pinjamannya tak ubah seperti meminjam ke Rentenir, " juga usaha Koperasi ini telah berjalan dari tahun 2005 s/d tahun 2012 dulunya Koperasi dengan nama singkatan AJB setelah itu dari tahun 2012 s/d sekarang berubah nama menjadi Koperasi Surya Makmur Bersama di singkat SMB,selanjutnya perlu anda ketahui hasil keuntungan   usaha mereka dari pembayaran pinjaman yang bunganya mencekik terhadap PNS dan tenaga Honorer selaku peminjam,dari situlah koperasi SMB membuka usaha yang baru yang kita lihat sekarang telah berdiri Hotel Lucky star,tempat hiburan karaoke serta Water Boom kalau di hitung aset usaha mereka mencapai lebih kuran puluhan milyar rupiah bagaimana mungkin mereka mau mendaftar izin usaha koperasi simpan pinjam ke OJK takutnya tidak dapat lagi untung milyaran rupiah setiap tahun.kami LSM DPD GRPPH-RI Kab.Rohil menduga kuat adanya perbuatan penbiaran dari pemda Rohil yang di pimpin H.Suyatno karena pihak OJK telah mensosialisasikan UU No.1 tahun 2013 tentang lembaga keuangan mikro melalui media cetak dan online di tambah lagi addimistrasi negara dari pusat sampailah kedaerah UU LKM ini dan pihak OJK telah memberikan batas waktu kepada koperasi simpan pinjam untu mendaftar izin usahanya hingga tahun 2016 jika tidak selanjutnya sesuai dengan UU No.1 tahun 2013 tentang LKM di beri sanksi pidana dan denda jika tidak terdaftar izin usah koperasi simpan pinjam,selanjutnya saya berfikir sebuah soalan apakah pemda Rohil ikut juga sebagai pemodal untuk usaha koperasi surya makmur bersama(BROTHER)? ini hanya pertanyaan saja yang terfikir oleh otak saya,mudah mudahan fakta yang menjawab semuanya karena tuhan itu tidak tidur.imbas dari tindakan koperasi surya makmur bersama(BROTHER) memberikan FEE( hadiah) baik berupa uang ataupun barang kepada bendahara pengeluaran(gaji) berakibat perbuatan tindak pidana korupsi yaitu GRATIFIKASI karena bendahara adalah yang di emban tugas oleh seorang PNS masing masing SKPD sekabupaten Rohil sesuai dengan pasal 12 B UU tipikor No 20 tahun 2001.kami LSM DPD GRPPH-RI Kab.Rohil akan berkoordinasi dengan ketua umum pusat GRPPH-RI untuk melaporkan dugaan Gratifikasi koperasi surya makmur bersama(BROTHER) kepada bendahara pengeluaran(gaji) kepenegak hukum kalau perlu di tutup usaha koperasi surya makmur bersama(BROTHER) jika terbukti dengan berdasarkan bukti bukti yang kami ada untuk di laporkan sehingga hasil yang di capai adalah membuat koruptor koruptor dan kroninya di pidana penjara dan denda sesuai dengan tingkat kesalahannya sehingga kedepannya ada efek jera dan Kabupaten Rokan hilir bebas dari yang namanya KKN.(red)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan