Kejari Rohil sudah lakukan Eksekusi lahan Milik Aseng

Wow..Diduga Hasil Panen Lahan 453 H Rampasan Negara , Masuk kekantong Pribadi

Photo lahan eksekusi bulan Desember 2018 lalu

BAGANSIAPIAPI (PANTAURIAU.COM) Lahan hasil Rampasan Milik Aseng alias Siswja muljadi angota DPRD Propinsi Riau ,seluas 453 Hektar telah disita oleh Kejari Rokan Hilir pada Kamis 14 Desember 2018 lalu Lahan tersebut terletak di Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rohil 

Namun sangat disayangkan lahan yang telah dieksekusi oleh Kejari Rohil dan diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  Propinsi Riau hingga saat ini bulan April , Lahan tersebut diduga masih saja dikuasai oleh yang bersangkutan dan sampai sekarang hasil dari lahan tersebut diduga  masuk kekantong pribadi dan tidak masuk Kekas negara ini dibuktikan tidak ada laporan terkait hasil lahan seluas 453Hektar itu 

Kejari Rohil melalui Kasipidsus Mohtar Arifin kamis 4/04/2019 mengatakan bahwasanya pihak kejari Rokan Hilir  telah merampas atau telah mengeksekusi lahan tersebut dan telah diserahkan kepada lingkungan hidup dan kehutanan Propinsi Riau , "Silahkan tanya ke pihak berwenang dalam hal ini Dinas LHK Provinsi Riau kemana uang hasil panennya diserahkan, kalau menurut aturan harusnya ke negara," paparnya

Lahan tersebut dieksekusi berdasarkan surat perintah kepada Kejaksaan negeri Rokan Hilir No: print 1683/ N.4.19/ EUH.3/10/2018 tanggal oktober 2018, telah melaksankan putusan mahkamah agung RI No: 2510 K/Pidsus/2015 tanggal 31 Agustus 2016 

Putusan  revisi berdasarkan surat panitra Pengadilan Negeri Rokan hilir Nomor: WA.4.U.12/4066/ HK.01/x/2018 tanggal 02 oktober 2018 perihal relas pemberitahuan putusan perkara No. 42/Pid.sus/2015/PN.RHL atas nama terdakwa ir.Siswaja Muljadi alias Aseng dan surat pengantar dari Mahkamah Agung RI No.135/TU/2017/25/OK/Pid.sus/2015 tanggal 16 Januari 2017 

Dengan amar putusan : Areal perkebunan yang dikuasai Ir.Siswaja Muljadi alias Aseng yang berada di daerah kecamatan Bangko Pusako kabupaten Rohil dan kawasan hutan produksi dan kawasan hutan yang dapat di konvermasi dirampas untuk di kembalikan pada negara melalui dinas kehutanan kabupaten .(syafry)  




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan