Nasional

Panglima TNI : Prajurit Satgas Pamtas Harus Tetap Jaga Nama Baik Satuan

BANGKINANG (PRC) -Puspen TNI). Prajurit TNI yang akan ditugaskan dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Sektor Barat dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 132/Bima Sakti harus tetap menjaga nama baik dan kehormatan diri, satuan, bangsa dan negara.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan ratusan Prajurit Yonif Raider 132/BS saat memimpin Apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RTDL Sektor Barat, bertempat di lapangan Batalyon Infanteri Raider 132/Bima Sakti, Bangkinang, Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (26/7/2019).

 

Panglima TNI berpesan bahwa setiap anggota harus menguasai sosial budaya masyarakat setempat. Termasuk diantaranya aturan-aturan adat yang ada. “Jangan terpengaruh budaya negatif yang ada, termasuk diantaranya kegiatan-kegiatan illegal sperti penyelundupan, narkoba, mabuk-mabukan, asusila,” harapnya.

 

“Pada setiap tim harus menguasai gambaran awal situasi dan kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk kerawanan-kerawanan yang mungkin timbul. Apabila kalian menemukan permasalahan yang tidak dapat kalian selesaikan, segera kalian laporkan ke Komando atas,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Prajurit Satgas harus menguasai sosial budaya masyarakat setempat. Termasuk diantaranya aturan-aturan adat yang ada dan unsur Komandan jangan pula tanggung jawabnya untuk melaksanakan pembinaan mental maupun pembinaan personel secara keseluruhan.

 

“Pengamanan perbatasan di wilayah rawan tidak sekedar mengamankan patok, tetapi juga memenangkan hati dan pikiran rakyat. Artinya Satgas harus dekat dengan rakyat, tetapi tetap memperhatikan faktor keamanan,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menghimbau walaupun sedang melaksanakan tugas teritorial, setiap prajurit tetap disiplin menjaga kesehatan. Daerah operasi adalah daerah endemik malaria dan waspadai tingginya angka penderita AIDS.

 

Diakhir pengarahannya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan pelihara moril, jiwa korsa, dan kekompakan, serta disiplin dalam pelaksanaan tugas. Isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif. “Saya percaya kalian semua dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, karena kalian adalah prajurit ksatria yang terlatih dan profesional,” pungkasnya.

 

Autentikasi :

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan