Melawan lupa

Ipal RSUD Pratomo yang dibangun tahun 2009 Hingga Saat ini tidak berfungsi

Ipal yang hingga saat ini tidak berfungsi

Bagansiapiapi (PRC) Pembangunan IPAL RSUD Dr. Pratomo Bagansiapiapi syarat dengan pemborosan anggaran, markup dan diduga kuat tidak sesuai dengan spesipikasi kontrak kerja.  (jumat 23/08/2019

IPAL yang dibangun pada tahun 2009 sangat memprihatinkan,  kondisi fisiknya , IPALtersebut kondisinya rusak berat seperti besi tua tidak terawat dan tidak berfungsi sama sekali yang berada disisi kiri samping bagian belakang RSUD Dr. Pratomo Bagansiapiapi bersebelahan dengan bangunan Rumah Dokter.

Dikonfirmasi melalui sumber terpecaya " bahwa IPAL yang dibangun pada tahun 2009 kondisinya sangat memprihatinkan diduga telah menghabiskan dana baik yang bersumber dari APBD maupun DAK diperkirakan mencapai 6,4 Milliar sejak tahun 2009 hingga 2016.

Kondisi ini tentunya sangat berpotensi merugikan keuangan Negara dalam jumlah yang cukup besar karena IPAL tersebut sama sekali belum pernah difungsikan sementara alokasi biaya setiap tahunnya terus dikucurkan.

Dijelaskan nara sumber Informasi yang diperoleh ditengah masyarakat dugaan korupsi pembangunan IPAL ini telah pernah dilaporkan ke pihak Kejari Rokan Hilir pada tahun 2017 dan  beredar isu bahwa kasus ini telah diselesaikan oleh Mantan Direktur RSUD Dr.Pratomo Bagansiapiapi pada waktu itu namun seperti apa bentuk penyelesaiannya publik tidak mengetahuinya, apakah ada pengembalian kerugian Negara  Sebagaimana disebutkan narasumber .

Hingga saat berita ini diterbitkan belum dapat dihubungi atau dikonfirmasi kepada pihak pihak terkait (***)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan