Daerah

Menilik Dugaan Penyelewenangan kegiatan pada dinas PUPR Rohil

kantor dinas PUPR Rohil

Bagansiapiapi (PRC) Secara umum Kegiatan-kegiatan yang dulunya bernama Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rokan Hilir dapat dikelompok menjadi beberapa program dimana masing masing program pada tahun 2016-2017 terdiri dari beberapa kegiatan yang diduga terjadi indikasi penyelewengan serta penyalah gunaan Wewenang dalam jabatan. Kamis 28/11/2019 

dikonfirmasi melalui sumber yang dapat dipercaya mengatakan bahwa"Kondisi ini dapat diduga terjadi pada pelaksanaan kegiatan pada Dinas Bina dan Marga Pengairan Kabupaten Rokan Hilir TA. 2016 diantaranya pada transaksi kegiatan sebagai berikut : 

1.Pekerjaan pengalian sendimentasi secara manual drainase jalan utama ,jalan pelabuhan baru serta kegiatan lainya, dikecamatan bangko 

2.Pekerjaan Pelebaran jembatan parit atmo , pekerjaan pemeliharaan Oprit jembatan pedamaran 1 dan pedamaran 2 dikecamatan bangko

 3.Pekerjaan Rehabilitasi /pemiliharaan oprit jembatan depan kantor bupati batu 6 (kiri dan kanan ) kecamatan bangko 

4. Pekerjaan Rehabilitasi pemiliharaan jalan dua jalur samping kantor bupati batu 6 kecamatan bangko

 5.Dugaan kuat terjadi pemecahan paket pekerjaan dibeberapa kegiatan untuk menghindari lelang demi kepentingan rekanan tertentu hal ini tergambar dalam pekerjaan pemeliharaan jalan dan jembatan, irigasi dan lainya dengan nilai mencapai 57 miliar. 

6. Dugaan pemborosan anggaran pada paket pekerjaan pompanisasi jumrah yang tetap dialokasi anggaran padahal sudah tidak berfungsi sejak lama 

7. Dugaan Penyelewengan PAD dalam Sewa alat berat milik pemkab rohil dan Izin Mendirikan Bangunan yang dikelola dan menjadi tanggungjawab Dinas PUPR. 

Kondisi diatas juga diduga terjadi pada tahun berikutnya hal ini tentunya bertolak belakang Perpres 16  Tahun 2018 yang diatur mengenai etika pengadaan yang menyebutkan salah satunya adalah menghindari dan mencegah terjadi pemborosan dan kebocoran Keuangan Negara dalam pengadaan barang dan jasa dan ketentuan Undang Undang menganai pajak dan retribusi daerah.

Terpisah dikonfirmasi oleh awak media baru baru ini terkait dengan kegiatan tersebut melalui kepala dinas PUPR Rohil mengatakan bahwa beliau sedang berada dibagan senembah Raya dan beliau meminta kepada awk media untuk menjumpai kabid jalan dan jembatan H.Raja Yulastri ,untuk menjelaskan hal tersebut.Namun sebelumnya Awak media telah menjumpai Kabid Jalan dan jembatan H.Raja Yulastri mengatakan bahwa pada masa itu dirinya tidak menjabat sebagai kabid dinas pupr karena beliau dimutasi ke dinas koperasi .(''***)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan