Daerah

Dinas perikanan Rohil terus genjot pembibitan Ikan Kolam

Dokumentasi photo saat kadis perikanan meninjau salah satu kolam milik kelompok peternak ikan

Pantauriau.com - Dinas Perikanan kabupaten Rokan Hilir akan terus menggenjot Dalam bidang pembinaan seperti penyediaan bibit ikan untuk budidaya ikan air tawar seperti kolam , serta pakan,  yang diberikan kepada masyarakat atau kelompok Peternak untuk dikembangkan. Kamis 26/03/2020

Dikonfirmasi Kadis perikanan kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M.Amin .Msi diruang kerjanya mengatakan , kita pihak dinas perikanan akan selalu berupaya dan selalu membantu baik itu masyatakat maupun Kelompok ,  dalam pembudidayaan ikan dengan sistem budidaya ikan kolam atau tambak. 

Dengan memberikan perhatian, pembinaan dengan dibantu 12 orang petugas lapangan 5 orang PNS dan 7 Honorer dinas perikanan akan memantau kegiatan  dan bantuan bagi kelompok Budi daya ikan dengan metode ternak ikan di dalam kolam tersebut. Dan Tak hanya pembinaan saja, kelompok Budi daya ikan yang ada di tiap Kecamatan ini juga diberikan perhatian berupa bantuan yang terdiri dari bibit, pakan dan juga ada yang di bantu pembuatan kolamnya khusus bagi kelompok pemula, rinci M Amin 

Berdasarkan data yang dimiliki pihak Dinas Perikanan terdapat ada beberapa kelompok Budi daya ikan. Namun, jumlahnya berpariasi. Ada yang di atas 20 lebih kelompok dan ata yang hanya berjumlah belasan saja. "Hampir disetiap tiap Kecamatan ada, 

"Sejauh ini sudah banyak yang berhasil. Namun, ada juga yang tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Berhasil tidaknya pembudidayaan ikan itu bergantung dari etos kerja kelompok itu sendiri. Bila mereka benar-benar bekerja untuk mendapatkan hasil maksimal maka pasti akan berhasil," sebut M Amin.

M Amin menegaskan bahwa yang di bantu adalah kelompok yang berhasil dan pemula saja. Sementara bagi yang tidak berhasil maka pihaknya tidak akan memberikan bantuan lagi begitu juga dengan penyuluhan. Dan bantu yang di berikan bukanlah berupa uang tunai melainkan sarana pendukung seperti bibi, pakan dan pembuatan kolam saja yang dananya bersumber dari DAK dan APBD. 

"Dan dari data yang kami miliki untuk pemasaran pun ke pasar tak ada masalah. Untuk di ketahui bersama hasil dari Budi daya ikan ini pertahunnya mencapai 1.500 ton. Namun, jumlah itu bersamaan dihitung secara global  dengan hasil Budi daya Kerang tambak," tutup M Amin. (Syafry)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan