Daerah

Menilik Angaran pengawasan dan pengendalian di Satpol PP Rohil

Ilustrasi gambar net

Pantauriau.com - Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) merupakan unsur penting Pemkab Rohil, dinama Satpol  PP  dalam  melaksanakan  tugas  dan  fungsinya  wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik secara vertikal maupun horizontal. Selasa  (19/05/2020)

Dikonfirmasi melalui sumber menjelaskan bahwa " Setiap  pimpinan  organisasi  dalam  lingkungan  Satpol  PP provinsi  dan  kabupaten/kota  bertanggung  jawab  memimpin, membimbing,  mengawasi,  dan  memberikan  petunjuk  bagi pelaksanaan  tugas  bawahan,  dan  bila  terjadi  penyimpangan, mengambil  langkah-langkah  yang  diperlukan  sesuai  dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bertolak dari uraian secara umum diatas, apa yang menimpa salah satu Wartawan Online pada sabtu malam tanggal 16 Mei 2020 merupakan tindakan yang tidak pantas karena terkesan emosi dan arogansi yang diperlihat oleh oknum petugas tersebut,

 Apalagi Tik gusus yang  melakukan Patroli malam langsung dilakukan oleh Sekretaris Satpol PP harusnya kondisi ini tidak terjadi karena setiap tahunnya ada pembinaan khusus yang dilakukan oleh Kakan Satpol PP melalui kegiatan pada kantor ini.


Berlanjut dirinya menjelaskan bahwa  Seperti ada kegiatan Pengawasan dan Pengendalian Anggota Satpol PP dengan anggaran yang cukup besar sebut saja periode 2016-2017 itu diperkirakan mencapai 4,6 Miliar dan kegiatan pengawasan lainnya tentunya kondisi ini menjadi pertanyaan masyarakat umum, apa yang terjadi dengan petugas Satpol PP dirohil ini ? apakah ada sesuatu yang salah dengan kegiatan pengawasan dan pengendalian ini ? hingga terjadi seperti ini ? 

Seperti yang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia diduga adanya pemotongan hak mereka dalam pelaksanaan tugas lapangan, atau dukungan anggaran yang tidak memadai seperti insentif atau apapun namanya, menurut kami ini perlu disikapi oleh Bupati Rohil sehingga kedepan persoalan ini tidak terjadi lagi, dan bagaimana kondisi ini jika terjadi pada pedagang kali lima kita ? apalagi dalam kondisi wabah covid-19 tentunya tugas mereka semakin besar dan tentunya harus didukung dengan anggaran pengendalian yang memadai, tuntasnya dan yang terpenting jika dana tersebut tetap dianggarkan di 2020 harus lebih tetap sasaran dan transparan, tuturnya mengakhiri.

Semenatara saat dihubungi kakan Satpol PP Suryadi ,SE  terkait dugaan dana pengawasan dan pengendalian satpoll PP kabupaten Rohil tidak memberikan jawaban atau membalas  pesan singkat dari awak media ini ,(syafry)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan