Daerah

Ketua Kadin Dumai Jek Hermanto,S.Sos,UMKM Siap Pasarkan Ole-Ole Khas Dumai di Rest Area

DUMAI (PRC)- Ketua Umum Kadin Indonesia dalam kajianya  menyampaikan , Pandemi COVID-19, sangat memukul pelaku UMKM, dimana pada awal Pandemi COVID-19, 83% pelaku UMKM berpotensi gulung tikar. Angka ini merupakan hasil survey dan kajian Kadin Indonesia yang di publish pada April 2020. Seiring waktu, disaat era new normal, gairah bisnis mulai membaik, sehingga hasil kajian Kadin Indonesia pada Juli 2020, masih terdapat 43% pelaku UMKM yang berpotensi gulung tikar (bangkrut).

Salah satu solusi yang cukup ampuh, yang dilakukan Kadin Indonesia adalah mengajak pelaku UMKM untuk melakukan penjualan secara Online, baik melalui Medsos (FB, IG, WA dll) maupun melalui aplikasi, market place maupun e-commerse. Penjualan secara Online terasa sangat ampuh bagi pelaku UMKM untuk dapat bertahan bahkan berkembang ditengah kondisi Pandemi COVID-19 ini.

Maka sehubungan hal tersebut, dalam rangka perayaan Ulang tahun Kadin Indonesia ke -52 pada 24 September 2020, Kadin Indonesia bekerjasama dengan Indonetwork, membagikan website gratis kepada pelaku UMKM Indonesia. Lebih dari 300 pelaku UMKM telah mendapatkan website gratis, dan dipandu didalam penggunaan dan pengelolaannya oleh Tim Indonetwork. Terang Eddy Ganefo

Dalam kesempat yang sama HUT Ke-52, Ketua Umum Kadin Dumai Jek Hermanto,S.Sos Memberikan Hadiah untuk Pelaku UMKM Naik Kelas Binaan Kadin Dumai dapat memasarkan Produksi mereka di Lokasi Rest Area Tol Pekanbaru-Dumai lokasi KM-82 sebagai Oleh-oleh kas kerajina dan makanan, minuman dari Pelaku Usaha UKM Dumai.

Hal ini dilakukan, mendorong masyarakat yang melintas dapat mampir dan berbelanja di Lokasi Rest Area Tersebut dengan membeli produk lokal khususnya produk UMKM sehingga terjadi perputaran ekonomi di sektor UMKM. 

 

ini Tanggapan salah satu pelaku ukm binaan Kadian Dumai Produksi  Khadizah snack saya sanagt senang  dengan di bukanya Rest Araea dapat kembali bankit dari ketepurukan yang berdapak dari wabah Covid-19 ini , Alhamdulillah saya bisa memiliki peluang untuk memperkenal kan produk saya ke masyarakat luas , baik dr dalam kota maupun luar kota. Berkat kami  bergabung Dengan UMKM Kadin Naik Kelas , agar kedepan saya bisa menambah jumlah produksi , dan kemungkinan juga dapat menambah penambah pendapatan saya dan Keluarga  semoga dgn di bukanya Rest Area ini. Seluruh umkm yg tergabung bisa membawa kesuksesan dan berkembang Maju.

 

Saya Sri Novita brand nya "Rezkia pribadi dengn dibukanya Rest Area tol pekanbaru-dumai (permai) di km. 82 kadin dumai umkm naik kelas. Banyak peluang kita tu Bisa maju memperkenalkn produk kita Keluar kota. tentu nya bisa menjadi investasi  bagi kita semua tu melebarkn sayap umkm naik kelas. Semoga Umkm Kadin Naik Kelas dibawah Binaan Ketua Kadin Dumai Bapak Jek Hermanto, S,Sos lebih bias membina kami sampai Bernilai Export bersaing agar Prodik UKM Dumai maju dan sukses . Termasih Pada Ketua UMKM NAIK KELAS Kadin Dumai Ibu Yohana Kusuma Ningru yang memberikan kami kesempatan bergambun di UMKM Kadin semoga Ibu selalu Memberikan kami Motiva dan Bimbingan agar Kami bias Lebih Baik memajukan Usaha kami. MOTO UMKM NAIK KELAS KADIN INDONESIA  SALING BANTU SALING MENGUATKAN.

 

Kadis Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Dumai Sepranef Syamsir, Ap.M.Si Cukum bangga apa yang sudah di capai oleh Ketua Kadin Jek Hermanto, S.Sos tentang memajukan Pelaku UKM kota Dumai semoga Kadin dapat senerji dengan Dinas untuk Memajukan ukm, agar Ekonomi Bisa Bangki Khususnya dari Pelaku UMKM Kota Dumai Akibat dari Wabah Covid-19 ini. Serta dapat meningkatkan produk UKM yang lebih baik ke Pasar Expor nantinya agar dumai lebih di kenal dan punya kiri kas khusus memnenaik Oleh-oleh Dumai dari Tangan Pelaku UMKM Dumai. 

"Benar Bang, tadi (Minggu red) Stand UMKM Kadin kedatangan tamu istimewa yaitu Walikota Dumai, Bapak Zul AS bersama Ibuk, kita sangat senang sekali dan berbincang hampir 1 jam. Banyak hal di bicarakan terutama terkait UMKM yang ada di Kota Dumai, dengan kedatangan Pak Walikota semoga ke depannya Kadin lebih baik. Pada kesempatan itu juga saya sampaikan bahwa dalam waktu dekat melaksanakan Raker (Rapat Kerja) Kota. Sebelumnya segenap Penggurus berharap dapat melakukan audensi dengan Pak Wali. Ketika saya utarakan Alhamdulillah beliau berkenan, waktunya akan diberitahukan kelak". ungkap Jek bersemangat.

Sebagaimana diketahui, Kadin Pimpinan Jek Hermanto mendapat kepercayaan mengelola sebuah Stand di Rest Area Tol Dumai-Pekan Baru. Adapun Stand tersebut sebagai tempat memasarkan aneka produk rumahan dan diprioritaskan untuk UMKM binaan Kadin Kota Dumai. Menurut info di dapat sementara ini hanya Kadin Pimpinan Jek Hermanto memperoleh Stand yang berada di Rest Area Tol, tentunya sebuah pencapaian istimewa. Meski seumuran jagung alias baru dikukuhkan apalagi di tengah merebaknya Pandemi Covid-19 ini sebuah prestasi yang sangat layak di apresiasi kepada segenap Pengurus Kadin Pimpinan Jek Hermanto.

Ketua Kadin Dumai mengatakan, dalam waktu dekat kami kan ini pihaknya mengundang para tokoh masyarakat, beberapa stakeholder terkait, dan pelaku usaha UMKM  untuk mengutarakan rencana Rapat Keraja Kota Kadin Ke I tahun 2020, Untuk itu tujuan dari menghadirkan stakeholder, Pengusaha, Pemerintah dan pelaku UMKM supaya kami dapat masukan-masukan terkait program kerja di dalam Diskoperindag Kota Dumai,” kata Jek Hermanto. 

Program kerja Kadin Dumai di tahun 2021 diantaranya, program pembinaan UKM, Koperasi, Pengembangan Usaha Mikro, Program Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal, dan pengembangan Kinerja Pelayanan Pasar. kemudian ditambah program bina perdagangan, pengembangan industri, pembinaan lingkungan sosial di bidang usaha mikro,  pembinaan industri, dan pelayanan sekretariat. Ujar nya.

Penulis : Zainal Arifin dan Hendri.




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan