Daerah

Selang beberapa Jam Kunjungan angota DPRD Rohil komisi D , PT. KAN pecat 4 Karyawannya

Dokumnetasi surat pemberhentian karaywan PT.KAN

Pantauriau.com - Pasca setelah sidak angota DPRD Rohil komisi D  bersama Dinas ketenagakerjaan Rokan Hilir  PT.Kencana Andalan Nusantara (PT.KAN ) langsung memecat 4 orang karyawan nya tanpa alasan yang jelas (Jumat 14 Januari 2021 )

Dikonfirmasi melalui telepon selulernya Sulaiman salah satu  Serikat Pekerja Mandiri (SPM)  PT Kencana Andalan Nusantara menilai Management Perusahaan Arogan dan tidak menghargai Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir Komisi D yang sidak ke Perusahaan dikarenakan ada pengaduan dari karyawan Terkait hak hak karyawan yang diabaikan .

Lebih jelas lagi sulaiman menyampaikn "bahwa pemecatan dan pemutasian 4 orang serikat pekerja mandiri PT.KAN adalah dikarenakan keempat (4) teman kita tersebut ikut gedung DPRD Rohil prihal pengaduan tentang hak hak karyawan  serikat pekerja PT.KAN ke angota DPRD Rohil yaitu komisi D , dan sadis nya mangamen perusaahan melakukan pemecatan tersebut selang beberapa jam selesaai kunjungan angota DPRD Rohil komisi D  ke perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS) tersebut ungkapnya 

"Keputusan mereka (Perusahaan,red) yang mendadak ini seperti menantang para anggota Dewan hanya berselang hitungan jam perusahaan langsung mengeluarkan surat mutasi kepada karyawan yang bergabung diserikat pekerja mandiri yang ikut mengadu kekantor DPRD semalam,"Ucap Sulaiman.

Dilanjutkan Sulaiman dapat dilihat sendiri ke angkuhan Perusahaan PT Kencana Andalan Nusantara mereka sama sekali tidak peduli keluhan Karyawanya bahkan dengan tangan besi dianggap tidak patuh langsung dimutasikan agar seperti Karyawan yang lainya (dimutasi sebelumnya) tidak tahan dan akhirnya mengundurkan diri.

"PT KAN seperti itu tidak mau tau dengan keluhan Karyawanya, mengadukan nasibnya ke DPRD diangap tidak patuh dan tanpa pertimbangan sedikitpun langsung di mutasi jauh agar karyawan yang asli putra Rohil tidak tahan dan terus mengundurkan diri,"jelas Sulaiman.

Padahal Komisi D dengan tegas sudah menyampaikan jangan ada lagi mutasi selesaikan persoalan hak karyawan dalam 7 hari kedepan jika tidak selesai Komisi D akan turun lagi dengan langkah selanjutnya merekomendasikan agar PT.KAN dibekukan izinya sampai persoalan Karyawanya diselesaikan.

"Sudah jelas Komisi D memberi peringatan keras selesaikan persoalan hak Pekerjanya dalam waktu 7 hari kedepan karena sudah disampaikan oleh Disnaker Provinsi PT.KAN Harus membayar kekurangan upah mulai tahun 2018 jika tidak diselesaikan juga maka Komisi D akan merekomendasikan ke Exsekutif untuk membekukan izinya dengan waktu sampai persoalan selesai,"bebernya.
(Sy*)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan