Kadis Perkim, Kapolsek, Camat Bangko bersatu raih mufakat

RUMAH KHUSUS NELAYAN, TIDAK ADA PUNGLI-PUNGLIAN

Dok , masyarakat kelurahan Bagan hulu mengacung tangan tanda setuju saat musyawarah di aula perkim.

PantauRiau.com- Polemik yang terjadi pada Pembagian Rumah Khusus Nelayan dari Kementrian PUPR untuk Nelayan yang berada di kelurahan Bagan Hulu raih mufakat melalui musyawarah yang diadakan di Aula Dinas Perkim Batu Enam Kecamatan Bangko Rokan Hilir. Senin (8/2/2021).

Acara dipimpin oleh Kepala Dinas Perkim Zulfahmi, ST,.MT dihadiri Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais, SH dan Camat Bangko Rijalul Fikri, SE. Sedangkan dari pihak calon penghuni Rusus Nelayan hadir sebanyak 69 orang. Diantaranya warga kelurahan Bagan Hulu, Kelurahan Bagan Punak dan Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir.

"Acara hari ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat Nelayan. Dalam hal ini kami menyediakan ruang diskusi agar pembagian hunian Rumah Khusus Nelayan tidak ada masalah dibelakang hari. Dan perlu saya tegaskan, pembagian ini tidak pernah ada intervensi dari mana pun, apalagi pungli." Beber Zulfahmi.

Musyawarah berjalan kondusif meskipun diwarnai silang pendapat antara masyarakat Nelayan dalam menentukan kriteria calon penerima. Namun secara keseluruhan akhirnya tercapai sebuah kesepakatan. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Camat Bangko Rijalul Fikri, SE.
"Informasi yang bergulir sebelum ini harus diluruskan. Keputusan yang kita ambil dari hasil kesepakatan bersama melalui musyawarah. Kita sportif aja, jangan lagi bisa apa nak hati!" Tegasnya.

Adapun keputusan rapat hari ini, dari total 30 unit Rumah. Sebanyak 5 unit ditetapkan melalui pengundian hari ini. Hasilnya 5 orang yang terpilih diantaranya 1 orang dari Bagan Punak dan 4 orang dari Bagan Hulu. Sedangkan sisa 25 unit lagi akan ditetapkan pada hari Rabu depan. Namun telah ditetapkan pula, untuk 20 unit ditentukan peruntukannya kepada masyarakat Kampung baru. Proses seleksinya dipercaya kepada ketua RT dan RW dan Sisa 5 unit lagi akan ditetapkan melalui musyawarah.

"Alhamdulillah, akhirnya tercapai mufakat. Kesepakatan diambil secara demokratis. Kita berikan opsi, mereka yang memilih. Dan kesepakatan ini akan dibuat berita acaranya agar ada ketetapan." Ulas Zulfahmi. 

Kemudian Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais, SH menyampaikan.
 "yang perlu di garis bawahi adalah agar proses yang sudah cukup demokratis tadi dapat diterima oleh semuanya. Maka jangan ada lagi konflik, bantahan atau sanggahan diluar kesepakatan. Supaya proses peresmian nanti dapat berjalan lancar. Dari awal juga telah disampaikan bahwa proses penempatan ini tidak ada pungutan-pungutan. Tugas kita memastikan proses penyerahan kepada mereka yang terpilih bisa terlaksana dengan baik. Kemudian masyarakat yang lain hendaknya mendukung dan tidak mudah terprovokasi atau memprovokasi sampai pelaksanaan ini selesai." Pungkasnya.


 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan