Hukrim

Seorang Ayah di Desa Koto Pait Beringin Tega Aniaya Anak Tirinya Hingga Tewas

Kapolsek Pinggir KOMPOL Firman V.W.A Sianipar, SH.,MH saat ikut mengevakuasi korban

PINGGIR (PRC) – Istri pergi ke luar kota seorang ayah yang berada di Kecamatan Talang Muandau, tepatnya di Dusun Suluk Bongkal KM 42, Desa Koto Pait Beringin  tega menganiaya anak tirinya dengan memasukkan kedalam sumur hingga tewas atau tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian tersebut dan Tersangka berinisial MA (29) sudah berhasil diamankan oleh Team Opsnal Reskrim.

“Kejadian tersebut pada Hari Rabu tanggal 17 Februari 2021 sekitar pukul 19.30 Wib waktu itu istrinya berada di daerah Desa Sontang (Kabupaten Rokan hulu),” kata Kapolsek Pinggir Kompol Firman VWA Sianipar SH MH Minggu (21/2).

Ditambahkan Kompol Firman, Saat berada di Desa Sontang tersebut sang istri mendapatkan telepon dari Tersangka yang merupakan suami sirinya dari Nomor HP.0823-9142-6139 memberitahukan bahwa anaknya yang masih berumur 2 Tahun yang bernama Ronimal berjenis kelamin laki-laki sedang sakit kedinginan.

“Sekitar pukul 05.28 Wib Tersangka kembali menelpon istrinya dengan mengatakan cepat kau pulang dek, anak kamu Ronimal sudah meninggal dan kemudian ia meminta maaf bahwa Ronimal sudah dimasukkannya ke dalam sumur,” terangnya.

Selanjutnya sang istri pulang ke rumah untuk mengecek dan sekitar Pukul 11.00 Wib tiba di TKP melihat anaknya. Ronimal dengan kondisi luka memar kebiruan pada wajah dan kepala bagian belakang lonyot, tangan dan kaki sudah kaku serta dari hidung keluar cairan air dan mata sebelah kiri terbuka sedangkan mata sebelah kanan tertutup lalu kondisi anaknya sudah meninggal dunia.

Kemudian Ibu korban yang bernama Nibewati menanyakan kepada anaknya bernama Dimas kenapa Kondisinya juga luka memar di bagian leher dan bagian wajah serta dibagian perut.

Lalu Dimas dengan ketakutan menyebutkan bahwa dirinya dicekik oleh ayah tirinya dan ditampar hingga mengakibatkan luka memar.

Atas kejadian kekerasan terhadap korban yang merupakan anaknya, Nibewati, melaporkan ke Polsek Pinggir guna untuk pengusutan lebih lanjut.

“Atas adanya Laporan Polisi Nomor : LP/29/II/2021/SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR, Tanggal 18 Februari 2021, Team Opsnal Reskrim melakukan penangkapan terhadap Tersangka MA (29),” tegas Kapolsek Pinggir Kompol Firman.

Pada saat penangkapan Tersangka MA, dituturkan Kompol Firman, Team Opsnal Reskrim Polsek Pinggir juga berhasil mengamankan beberapa Barang-bukti (BB) pada saat ia melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya.

BB yang berhasil diamankan berupa 1 helai baju kaus lengan panjang warna hijau les kuning milik korban, 1 helai celana pendek warna Dongker milik korban, 1 helai celana panjang warna hitam milik korban, 1 helai baju kaos lengan pendek warna hitam milik korban, 1 helai celana panjang warna hijau milik korban, 1 helai baju kaos lengan panjang warna putih milik korban dan 1 unit Hp Android merek Vivo warna hitam.

Tersangka MA (29) atas perlakuannya tersebut dikenakan pasal 80 ayat (3) Jo Pasal 76 C UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU perlindungan anak pidana paling lama 15 Tahun Penjara.

“Saat ini Tersangka MA sudah dibawa oleh Team Opsnal Reskrim ke Mapolsek Pinggir guna untuk dilakukan penyelidikan maupun proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan