Pemerintah

Bapenda Jelaskan Soal Dugaan Kebocoran PAD

Photo istimewa

.PANTAURIAU. com mengenai kebocoran PAD dari Pajak daerah, pajak Restrubusi Daerah , Pajak bagian laba usaha daerah serta sumner PAD lainnya yang diduga terjadi kebocoran merupakan sumber utama pendapatan negara yang berasal dari wajib pajak dan kemudian diperuntukkan pembiayaan pemerintah dan kepentingan umum. Yang telah diatur oleh undang undang Selesa (7 April 2021)

Peksanan Tugas (PLT) Kepala Badan pendapatan Daerah (Bapenda) Aisah, Sos melalui kabid Pendapatan Zulkarnain, S.Sos Diruang kerjanya Mengatakan dari realisasi PAD 89,95 persen perlu dirincikan dengan rincian bahwa Khususnya Untuk Penerimaan dari Sektor Pajak Daerah Itu melebihi dari target yang ditetapakan dengan total Realisasi Pajak Daerah 109,10% Tahun 2019 dimana  hal ini Bapenda Rohil terkait langsung dalam pengelolaannya. Namum diakuinya juga ada sektor PAD yang persentase nya tidak tercapai seperti Restrubusi daerah bagian laba usaha daerah yang dikelola oleh OPD teknis, jelasnya.

Agar tidak bias dalam Penerimaan PAD tiga tahun belakangan dimulai dari tahun 2017, Pemerimaan Pajak Daerah itu semuanya mencapai target dengan persentase melebihi Dari yang ditetapkan. 

Dengan perkiraan realisasi penerimaan diantar nya pajak hotel 1.294.457.328, pajak restoran 443.291.872, pajak hiburan 295.192.625, pajak reklame 1.665.022.410,pajak parker 6.243.600, pajak air tanah 1.075.026.901, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan 85.467.500, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan 4.472.125.982.

Sementara untuk perkiraan realisasi tahun anggaran 2020 diantaranya pajak hotel 898.916.245, pajak restoran 3.527.306.137, pajak hiburan 234.415.522, pajak reklame 1.070.856.703, Pajak parkir 89.017.200, pajak air tanah 784.098.830, sedangkan untuk Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan sebesar 4.237.592.652.diakui beliau dan seperti yang dijelaskan bahwa tidak Semua PAD itu di kelola oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Akan tetapi dapat di jelaskan bahwa rincian PAD yang terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Bagian Laba Usaha Daerah, dan lain lain PAD yang SAH. Empat komponen tersebut merupakan rincian dari pendaptan Asli Daerah

diduga ada beberapa pencatatan yang tidak konsisten atau diduga sengaja dibuat kabur atau tanpa identitas jelas dari hotel yang melakukan pembayaran diantaranya transaksi penerimaan tanggal 03 Juni 2020 dengan nomor sts No. STS :  1063/STS/3.00.03.02/A01/2020 dengan uraian transaksi Pelimpahan Set Pajak Hotel Periode 03 Juni 2020 dengan besar penerimaan 66.110.000,-

Hal ini berbeda dengan pencatatan sebelumnya  transaksi penerimaan tanggal 28 Februari 2020 dengan nomor sts No. STS :  0442/STS/3.00.03.02/A01/2020 dengan jumlah setoran 2.529.000,- dengan uraian transaksi Pembayaran Pajak Hotel Rasa Sayang Bln Feb 2020 Kecamatan Bangko,

Penjelasan Kabid pendapatan ini  menegaskan bahwa itu Tidak benar adanya dugaan pengaburan penerimaan Pajak Hotel, karena Terhitung mulai Bulan 18 Mei 2020 sistim pembayaran Pajak Daerah Telah dilakukan Melalui Rekening Penampung Masing-masing Pajak Daerah yang secara Otomatis/tersisitim akan dilimpahkan Ke Rekening Kas Daerah. Contonya Pada Pajak Hotel dengan Kode Rekening Penampung 113.24.411.06, Untuk rincian penerimaan Pajak tersebut telah dicatat dalam Kode Rekening Penampung Penerimaan Pajak Hotel, yang setiap harinya dilimpahkan secara otomatis ke Rekenig Giro Kas Daerah dengan hanya menyebutkan Pelimpahan Setoran Pajak Hotel Tanggal 03 Juni 2020 sebesar Rp.66.110.000.- 

Sehubungan setoran pajak Hotel Rasa Sayang pada tanggal 28 Februai 2020 sebesar Rp.2.529.0000.- disetrokan langsung ke Rekening Kas Daerah dengan Nomor Rekening (113.02.00020) Tanpa melalui Rekening Penampung Pajak Hotel Rekening Penampung 113.24.411.06 karen ini baru diberlakukan terhitung bulan April 2020. urai pemuda berkacamata minus ini sambil mengakhiri penjelasan kepada awak media ini (Syafri)

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan