Nasional

HARI PENDIDIKAN, RUSLI EFFENDI GAGAS KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK JADI PRIORITAS

Pantauriau.com- Sempena Hari Pendidikan Nasional tahun 2021 Tokoh Pendidikan Rohil Rusli Effendi, S.Pd.I,.SE,.M.Si gagas konsep terkini dunia Pendidikan. Ahad (2/5/2021).

Konsep beliau maksudkan tak jauh berbeda dengan program pendidikan nasional. Dimana ada tiga komponen penting yakni Kognitif; kecerdasan intelektual, Afektif; Sikap, akhlak ataupun Moral dan psikomotorik; keterampilan/skill.

Tanpa meninggalkan tiga unsur tersebut, namun harus di tentukan skala prioritas. Program yang berimplementasi pada Akhlak dengan kata lain Pendidikan Berbasis Akhlak.

"Tujuan pendidikan adalah pembentukan pribadi luhur dan utuh. Dengan pendidikan berbasis akhlak maka akan berimplikasi pada pribadi seutuhnya yang tercermin pada prilaku, kerja dan karya sesuai dengan nilai luhur bangsa." Ulas Rusli Effendi. 

Dengan demikian, pendidikan tidak semata-mata hanya mengedepankan intelektualitas saja. "Jika hanya menomor dua kan akhlak, maka pendidikan tidak akan melahirkan SDM berkualitas." Jelasnya.

Sejatinya, adab memang lebih tinggi dari Ilmu. Maka keniscayaan menempatkan akhlak di bawah kepintaran.

Selama ini, pendidikan agama Islam sebagai salah satu aspek pembangunan karakter bangsa. Pendidikan Islam menitik beratkan pada pembentukan Pribadi anak bukan semata-mata mengedepankan intelektual. 

Tapi tidak semua orang ingin berfokus pada pendidikan agama. Termasuk peserta didik, cendrung memilih pendidikan umum.

foto: Rusli Effendi ketua umum yayasan pendidikan Istiqlal sedang menyampaikan agenda Rapat di Jakarta.

Tidak dipungkiri, pendidikan umum juga tidak mengabaikan moral. Hanya saja pada porsi yang lebih kecil dibandingkan dengan pendidikan agama Islam.

Untuk itulah Rusli Effendi menyampaikan alasannya selama ini teguh mendirikan pendidikan agama Islam. Mulai dari MDA hingga kejenjang Perguruan Tinggi. 

Hal ini bisa di buktikan dari eksisnya STAI Arridho sebagai lembaga pendidikan di Rokan Hilir yang melahirkan generasi berilmu dan berakhlak.

Lantas, bagaimanakah cara penerapan pendidikan Akhlak yang ia gagas. Pertanyaan ini dengan gamblang beliau jawab.

"Akhlak harus terintegrasi dengan penilaian kompetensi. Ini poin pentingnya. Dengan begitu, akhlak jadi unsur terpenting dalam sebuah prestasi." Ungkapnya.

Kemudian, Rusli alias RE yang juga sekretaris Mubes Rohil pada pembentukan kabupaten. Saat ini di amanahkan sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Istiqlal Jakarta itu juga menyampaikan pandangannya terhadap pendidikan di Kabupaten Rohil.

foto : Rusli Effendi Menerima Penghargaan dari Pemda Rohil sebagai pejuang Pembentukan kabupaten Rohil pada HUT Rohil.

"Syukur Alhamdulillah, dedikasi pemuda Rohil dalam dunia pendidikan dewasa ini mulai wujud. Hal ini terbukti dengan banyaknya sekolah berdiri. Sebagai orang yang ikut dalam merumuskan Rohil sejak awal dibentuk. Saya berharap, Pemda lebih memperhatikan pendidikan kedepan." Pintanya.

Menurutnya, pendidikan di daerah Rohil sudah mulai maju. Ini dilihat dari antusiasnya pemuda. Namun belum di perhatikan secara penuh. Hal ini terindikasi dari masih kurangnya perhatian Pemda terhadap kesejahteraan guru-guru. 

"Pendidikan adalah wadah yang melahirkan SDM. Rohil yang kaya dengan hasil alamnya, darat dan laut bisa diberdayakan oleh SDM yang dilahirkan dari lembaga pendidikan daerah." Katanya.

Terakhir beliau tak lupa menyampaikan keinginan kuatnya untuk menjadikan SDM Rohil berkualitas secara Skil. 

"Alhamdulillah, yayasan Arridho pada tahun 2021 ini diberi kepercayaan mendirikan Balai Pelatihan (Workshop) dari kementrian Tenaga Kerja. InsyaAllah Rohil akan lebih baik." Pungkasnya. (Alie Sukri Nizar).




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan