Daerah

Ini Kata Kepala KSOP Kelas II Jika Anggota Pramuka Ingin Lakukan Ekspedisi Kayak Di Selat Bengkalis

PANTAU BENGKALIS - Aspek keselamatan peserta Ekspedisi Kayak Sungai Pakning-Negeri Junjungan 2021 menjadi hal utama dalam SOP dari Kementerian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Wigio kepada pantauriau.com, Sabtu (11/9/2021) siang saat ditemui di Pelabuhan Camat tempat 4 speed boat bersandar yang telah melakukan pengawasan peserta ekspedisi di atas.

"Kami tentu saja membuat satu upaya standar yang harus dipenuhi di dalam kegiatan ekspedisi ini yaitu adalah aspek keselamatan membuat anak-anak Pramuka ini. Yang pertama kesiapan fisik, kesiapan mental baru kemudian kesiapan kayak (kano)nya yang kita cek apakah layak untuk menyeberangi Selat Bengkalis. Setelah itu baru upaya penyelamatan jika terjadi eksiden atau kejadian-kejadian yang tidak terduga, ini yang paling penting. Seperti kita ketahui, Selat Bengkalis ini mempunyai kepadatan pelayaran yang cukup padat. Jadi kita membuat maklumat pelayaran yang ditujukan kepada seluruh stakeholder maupun agen yang ada di wilayah kerja kami. Maklumat ini berisi, pertama, pada jam tertentu akan ada kegiatan ekspedisi tadi. Kemudian kita berkolaborasi dengan teman-teman di KSOP Bengkalis termasuk kegiatan pengamanan jika terjadi hal yang tidak terduga," katanya.

Kemudian yang kedua, sebut Wigio adalah pentingnya menjalin komunikasi dengan instansi terkait, dengan Pertamina, Basarnas, Dan Pos Al melalui administrasi surat menyurat.

"Karena kita adalah unsur maritim maka kita mengerahkan 4 kapal patroli untuk pendampingan. Alhamdulillah, ketika persiapan mereka sudah matang baik dari sisi fisik mereka, teknis termasuk sarananya yaitu kanonya yang harus baik ditunjang dengan upaya Rescue atau penyelamatan yang cukup misalnya life jacket life buoy, Alhamdulillah ekspedisi ini berjalan dengan baik dan lancar ni sampai ke tujuan dengan tidak ada kekurangan satu apapun," sebut Wagio.

Jika kedepannya akan dilaksanakan kegiatan serupa ini dengan kondisi Selat Bengkalis yang padat jalur pelayaran, arusnya dan anginnya kencang perlu melakukan persiapan dengan sebaik mungkin bukan hanya fisik dan mental pesertanya saja tetapi fasilitasnya juga harus dipersiapkan termasuk koordinasi dengan stakeholder lainnya.

"Sehingga apa yang kita programkan bisa terwujud terlaksana dengan lancar dan tidak ada hambatannya. Selamat buat adik-adik saya yang mengikuti Ekspedisi Kayak Sungai Pakning-Negeri Junjungan 2021. Kegiatan ini tidak ringan, penuh tantangan adik-adik sudah menjalankan dengan cara yang baik, benar dan dengan persiapan yang cukup matang. Selamat juga kepada para pelatih dan Pembinanya, nanti kalau ini diulangi sebagai kegiatan tahunan, koordinasi dengan teman-teman dari unsur maritim, Dan Pos AL, Satpol Air, Bea Cukai lebih ditingkatkan untuk pendamping di dalam pelaksanaannya. Semakin baik koordinasi kita dengan stakeholder yang lain, Insya Allah kegiatan berkayak ini akan semakin lancar. Sekali lagi selamat buat adik-adik Pramuka, ini tidak ringan kalian sudah menjalankannya dengan baik," pesan Wigio ASN dengan pangkat Pembina Tingkat 1 Golongan Ruang IV/B yang sempat bercanda akronim namanya Wajahnya Imut Gairahnya Loyo diiringi derai tawa di akhir wawancara.




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan