Advertorial

Rumdis DPRD Dumai, Tenaga Pengamanan Mulai Tak Nyaman

PANTAU DUMAI - Diberitakan media ini beberapa waktu lalu bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai telah memanggil beberapa tenaga pengaman (Security) Gedung DPRD Dumai. Pemanggilan tersebut diduga terkait laporan beberapa Jurnalis ke pihak Kejari yang melaporkan dugaan terjadinya mark up jasa pengamanan. 

Sebagaimana informasi disampaikan para pelapor kepada media ini beberapa waktu lalu, bahwa Security bukan hanya ditempatkan di Gedung DPRD. Tetapi Security juga ditugaskan untuk menjaga rumah/kediaman pimpinan DPRD, dengan komposisi 2 (dua) dirumah Ketua dan masing-masing 1 (satu) dirumah Wakil Ketua. 

Menjadi sorotan adalah Security di kediaman pimpinan DPRD, karena selama ini warga atau masyarakat sekitar merasa tidak pernah melihat sosok Security tersebut. Sebagaimana diutarakan salah satu warga pada pemberitaan terdahulu, sepertinya kecurigaan warga tersebut beralasan. 

Karena pasca pemanggilan Security, terutama yang katanya ditugaskan menjaga rumah pimpinan DPRD terkuak fakta-fakta baru mengejutkan. Hal ini sebagaimana di sampaikan narasumber terpercaya kepada awak media ini Kamis (14/10/2021) disebuah warung kopi. 

Sumber yang banyak tahu tentang keberadaan Security dirumah pimpinan DPRD tersebut menyebutkan bahwa selama ini sebenarnya tidak ada Security yang menjaga, kalau tidak percaya tanyakan saja ke warga yang tinggalnya berdekatan, pasti jawaban mereka tidak pernah melihat. 

"Informasi saya dapat bahwa Security yang katanya menjaga kediaman rumah pimpinan DPRD terdahulu sudah dipanggil mereka ada 4 (empat) orang, yang datang berdua yaitu Security yang menjaga rumah wakil pimpinan DPRD sedangkan duanya lagi menjaga rumah ketua tidak datang" ungkap sumber. 

"lnformasi diperoleh bahwa keterangan 2 (dua) orang yang katanya Security di rumah wakil pimpinan Dewan banyak jawaban yang janggal, terutama soal besaran honor yang diterima, satunya menyebut menerima gaji Rp 1,7 Juta dan satunya menjawab Rp 1,8 Juta bahkan salah satunya seperti binggung menjawab ketika ditanya dimana lokasi rumah wakil pimpinan Dewan yang dijaganya". lanjut sumber.

"Paling aneh, salah satu Security baru mengetahui jika ia terdaftar sebagai tenaga Security ketika ada panggilan oleh penyidik Kejaksaan, artinya namanya hanya dipakai oknum pimpinan DPRD sekadar mengambil honornya saja" pungkas sumber, seraya minta namanya jangan ditulis. 

Apa disampaikan sumber tentu menjawab sedikit keraguan yang selama ini mengelayut dibenak banyak orang, bahwa keberadaan Security di rumah pimpinan DPRD kuat dugaan fiktif, rasanya bukan perkara yang sulit bagi penyidik Kejaksaan mengungkap kebenaran, karena satu-persatu fakta mulai terungkap***

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan