Daerah

DMDI Bengkalis Taja 3 Agenda Sebelum Dikukuhkan Tun Sri Abdul Latif Beri Arahan  Secara Daring

BENGKALIS,Pantau Riau.com - Sebelum rencana pengukuhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sektretariat Kabupaten Bengkalis pada Selasa, 14 Desember 2021 mendatang, organisasi non pemerintah (Ornop) ini mengisi dengan 3 mata acara.

Diawali ziarah makam tua di kompleks pemakaman Gang Masjid Desa Pangkalan Batang pada hari Rabu, 17 November pukul 16.00-17.30 WIB. Kemudian pada Senin, 6 Desember kegiatan Bengkalis Mengaji 30 Juz Serentak bertempat di Masjid Agung Istiqomah juga pukul 16.00-17.30 WIB serta dilanjutkan pada malam harinya bakda Isya kegiatan Khatam dengan undangan sekitar 1.000 orang.

Agar tiga acara Non Government Organization (NGO) DMDI di atas sukses maka dilakukan rapat pada Senin (8/11/2021) malam semalam bertempat di ruang rapat lantai II Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis.

Sebelum rapat dimulai, Ketua Biro Sosial Budaya dan Adat DMDI Pusat/ Melaka, Tun Sri Prof Abdul Latief Abu Bakar melalui secara daring memberikan pengarahan.

Dalam arahannya, Tun Sri Abdul Latif menyebutkan Selat Melaka yang membuat Bengkalis (Indonesia) berbeza dengan Malaysia sehingga tidak mewujudkan kemesraan.

"Dengan adanye DMDI, saye berpendapat kite eratkan perhubungan sesame kite. Bagi saye, bironye saye ini sebagai penghubung untuk mengeratkan perhubungan. Dan saye akan membagikan rangsangan bagi biro-biro yang lain. Kite ade biro ekonomi, biro pariwisata, biro pemude ataupun belie, biro wanita, biro sukan. Ini adalah satu kegiatan kemasyarakatan yang penting," kata Tun Sri Abdul Latif dalam dialek khas Melayu Malaysia-nya.

Masih kata Tun Sri Abdul Latif, dulu saat bersama presiden DMDI, Tun Sri H Mohd Ali Bin H Mohd Rustam sengat bergembira berkunjung ke Bengkalis yang disambut dengan hampir seribuan kompang, disambut Bupati, berkunjung ke rumah adat yang memberikan mereka ilham untuk membuat rumah adat di Melaka, Malaysia.

DMDI telah membangun rumah mualaf di Desa Jangkang Kecamatan Bantan.

"Seterusnye kite eratkan perhubungan dari segi pendidikan. Ade beberape pelajar sekolah tinggi di Bengkalis berkunjung ke University Islam. Bukan itu saje, kite boleh eratkan perhubungan dari segi sosial ekonomi, perniagaan, pendidikan secare lebih teratur. Mungkin, DMDI akan merancang atau memberi matlumat kepade Ibu Bupati (Kasmarni,red), supaye kite dapat pikirkan ape yang boleh kite bantu. Saye rase, kabupaten yang rapat dengan Melake adalah Bengkalis, ke Melake dan Muar (Johor)," pungkasnya.

DMDI menjembatani macam-macam program. Tun Sri saat kembali sempat bertemu dengan beberapa atlet sepeda juga berkunjung ke pulau yang berjuluk Kota Terubuk ini.

"Insya Allah, kite susunkan progrem-progrem yang mane kite boleh buat, mase sekarang saye rase tentang pendidikan, sambung belaja S2, S3 yang Muhammad Ise hampir selesai S3," tambahnya.

Bersama Muhammad Isa, Tun Sri Abdul Latif telah merancang program yang bisa mendekatkan dengan politikus, eksportir dan importir sesuai dengan aturan kedua negeri serumpun ini. 

"Datuk nenek saye PON semue asal dari Sumatra, kawan-kawan yang lain pon punye hubungan serumpun. Kite tak mahu seperti melawat Zoo (kebun binatang), tengok saje, habis tu balik. Saye harapkan melalui DMDI ini, saye akan melaporkan rencana ini kepade Tun Sri Ali Rustam supaye ade progrem DMDI Melake untuk pergi ke Bengkalis dan terus ke Siak, ke Pekanbaru terus flight pergi ke Padang ke atau Kepulauan Riau," sebut Tun Sri Abdul Latif yang Insya Allah awal tahun 2022 program tersebut dilakukan saat fery Selat Baru, Bengkalis ke Melaka atau Muar telah beroperasi.

Melalui Yayasan Buku Negara Malaysia, Tun Sri Abdul Latif telah memberikan penghargaan kepada Muhammad Isa sebagai Tokoh penerbitan Buku Serumpun atas kepedulian beliau memberikan sekitar 40an judul buku yang berisikan dakwah Islamiyyah. 

Disebutkan Tun Sri, belacan, bilis, kopi juga punya pangsa pasar di kedua negeri serumpun ini yang bisa dikembangkan. 

Tak kalah menarik, jika ada warga negara Indonesia yang ditangkap polisi Malaysia juga bisa diselesaikan secara diplomasi melalui DMDI sebagai penghubung perundingan.

"Sebab kite sejiran, sekeluarge, sebabgse, seagame jadi inilah gunenye di Dunie Melayu Dunie Islam, perhubungan serumpun itu kite perkukuhkan. DMDI boleh mainkan peranan penting dengan Melake, dengan Bengkalis. Susunlah progrem tahun depan, saye berharap supaye Tun Sri Ali Rustam bisa melawat ke sane (Bengkalis)," kata Tun Sri Abdul Latif di akhir pengarahannya.

Setelah para pengurus DMDI Sekretariat Bengkalis mendengar arahan Tun Sri Abdul Aziz, rapat pun dimulai pukul 20.25 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB dengan tugas yang telah dibagi untuk kelancaran 3 agenda awal di akhir tahun 2021 ini.

"Alhamdulillah, dari hasil rapat tadi kawan-kawan semua sepakat dan bersemangat melaksanakan agenda menjelang pengukuhan Dunia Melayu Dunia Islam, sambil jalan akan kita matangkan apalagi ada program yang akan menghiasi Kabupaten Bengkalis kedepannya yaitu Bengkalis Mengaji," kata Ketua Umum DMDI Sekretariat Bengkalis, Darma Firdaus kepada pantau Riau.com setelah selesainya rapat.

Darma Firdaus menambahkan, program Bengkalis Mengaji akan ditawarkan kepada pemerintah daerah sebagai ikon religi Kabupaten Bengkalis. 

Setelah semua agenda dilaksanakan, baru DMDI Provinsi Riau melakukan pengukuran di Balai Kerapatan Wisma Daerah Sri Mahkota yang disaksikan melalui daring oleh Presiden DMDI, Tun Sri H H Mohd Ali Bin H Mohd Rustam jika fery Selat Baru-Melaka belum dibuka. 

Setelah dikukuhkan, ungkap Darma Firdaus, DMDI Bengkalis segera melakukan rapat untuk menyusun program kerja.

"Menurut Sekjen kita, abangda Rinto, banyak organisasi setelah pengukuhan, bahase Melayu kite, senyaplah tidak ada agenda selanjutnya. Kami di DMDI Bengkalis ingin memberikan warna yang berbeda, sebelum pengukuhan kita mengadakan serangkaian kegiatan dahulu sehingga agenda-agenda tersebut terjadwal dan Insya Allah akan terus berjalan setelah pengukuhan kedepannya, Insya Allah," kata Darma Firdaus di akhir wawancara.




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan