Peristiwa

Solar Langka di Riau, Polisi Minta Pemprov Riau Ambil Kebijakan agar Bisa Bertindak

PANTAU PEKANBARU- Beberapa SPBU yang ada di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru menimbulkan keramaian, dikarenakan banyaknya kendaraan yang mengantre untuk mengisi BBM subsidi Bio Solar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ferry Irawan mengatakan, dengan kuota Bio Solar yang dikurangi oleh BPH Migas, otomatis pembagian kepada SPBU berkurang. Praktis, terjadi antrean dimana-mana.

Bahkan antrean yang terjadi juga membahayakan pengguna jalan lain karena badan jalan menjadi sempit dan sulit dilalui.

 

"Kalau kita melarang orang membeli Bio Salar kan salah, sekarang Pemerintah Provinsi Riau keluarkanlah regulasi ataupun pelarangan terhadap truk-truk CPO. Kalau ditindak secara pidana kan gak bisa, harus ada Perda-nya," ucap Ferry, Jumat (11/3).

Dikutip dari cakaplah.com, lanjutnya, kecuali dilakukan penjualan kepada pihak-pihak yang tidak sesuai peruntukan seperti jerigen.

Pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap antrean-antrean kendaraan yang sering terjadi di beberapa SPBU.

"Kita tetap melakukan pemantauan. Apabila Pemprov Riau nanti membuat peraturan atau bagaimana, pasti langsung kita lakukan penindakan. Kalau mereka keluarkan surat edaran akan kita tertibkan," tukasnya. (*/*)

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan