Daerah

DIDUGA PROYEK PEMBUATAN EMBUNG BPBD ROHIL TAHUN 2021 TIDAK SESUAI PERENCANAAN DAN SPESIPIKASI KONTRAK KERJA ?

Ikustrasi photo net

PANTAUROHIL -Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Badan Penanggulanan Bencara Daerah ( BPBD ) Tahun Anggaran 2021 mengalokasikan Pekerjaan Pembuatan Embung untuk antisipasi Karhutla di beberapa Kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir (senin 16 mei 2022 ) 

Saat ditemui Aldo.ST salah satu angota pengiat anti korupsi  dicafe dex ujung tanjung kamis 12 mei 2022 , menyampaikn kepada awak media pantauriau. com bahwa pembangunan embung diBPBD Rohil tahun angaran 2021 menyisakan beberapa  kejangalan antara lain  penenatapan pemenang ,  tidak sesuainya perencanana dan spesikasi kontrak kerja  . Jelasnya 

Berlanjut sumber juga menjelaskan, sebanyak 12 titik atau Unit pembangunan embung  dengan angaran 900 juta  tahun angaran 2021 dan untuk  perencanaan dan pengawasan pembuatan embung diperkirakan masing masing 36 juta dan 27 juta.

Proyek Pembuatan Embung ini dikerjakan dan dimenangkan oleh  CV. Bintang Cemerlang yang berdomisili di Kabupaten Rokan Hilir dengan nilai Kontrak Kerja 806.941.377.

Berdasarkan informasi dan investigasi yang diperolehnya (aldo. ST red) , menduga  pekerjaan Pembuatan Embung ini ada dugaan dari 12 titik atau 12 Unit yang di targetkan didalam kontrak kerja diduga tidak sesuai yang diatur dalam kontrak kerja serta perencanaannya 

Permasalah Pembuatan Embung ini diduga juga terjadi pada saat penentuan Pemenang Tender dari penelusuran LPSE Rokan Hilir Perusahaan Pemeneng Tender dari Pekerjaan Proyek ini merupakan urutan ketujuh dari enam perusahaan dari penawaran yang terendah, 

Namun dari 6 perusahaan dengan penawaran terendah tidak memenuhi syarat dengan beberapa alasan sebagaimana yang terantum dari dokumen LPSE Rokan Hilir, kita menduga bahwa panitia pengadaan barang dan jasa  tidak mendapatkan Penawaran yang Kompetitif dan menguntungkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, karena pemenang tender dalam hal ini perusahan Initial “CV. Bintang cemerlang " menawarkan hanya 10.18% dari nilai HPS sementara Perusahaan yang lain ada yang menawarkan 23.34% dari Nilai HPS Proyek Pembuatan Embung ini, artinya kita menilai Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir tidak mendapatkan Penawaran yang benar benar menguntungkan daerah, harusnya Penawaran yang terendah yang menjadi prioritas, namun selalu ada  persyaratan yang membuat beberapa perusahaan yang menawarkan dengan harga terendah tidak dapat berbuat apa apa.

Terakhir kita juga menyoroti kinerja LPSE Rokan Hilir selama ini, dimana diduga belum mampu memberikan pemenang tender yang benar benar memberikan keuntungan lebih bagi daerah, salah satu terkait dengan penawaran harga yang kompetitif.jelasnya 

Hingga berita ini dirilis belum ada satu pihak yang dapat dikonfirmasi terkait pembuantan embung didinas badan penangulangan bencana derah (BPBD) Rokan Hilir (syafri) 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan