Hukrim

Kejati Riau Periksa 6 Saksi Korupsi Dana KUR Rp41,4 Miliar di BSM Pangkalan Kerinci

ilustrasi

PANTAU PEKANBARU - Jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Riau memeriksa 6 orang saksi kasus dugaan korupsi di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Pembantu Pangkalan Kerinci tahun 2012 senilai Rp41,4 miliar, Selasa (17/5/2022).

"Ada enam orang diperiksa sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) di Bank Syariah Mandiri cabang Pembantu Pangkalan Kerinci," ujar Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heri Purwanto, dikutip dari cakaplah.com.

Enam saksi tersebut berinisial S, S, W, SM, SR, dan S. Nama mereka dipakai sebagai debitur untuk meminjam uang di Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu di Pangkalan Kerinci Tahun 2012.

Pemeriksaan para saksi itu dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti serta untuk memperkuat pembuktian dalam dugaan tindak pidana korupsi pembiayaan KUR di Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu di Pangkalan Kerinci.

"Pemeriksaan para berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan Covid-19," pungkas Bambang.

 

Informasi yang dihimpun, dugaan korupsi tersebut terkait pembiayaan KUR kepada 108 nasabah atau debitur di Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pangkalan Kerinci tahun 2012 senilai Rp41,4 miliar. Atas hal itu, berpotensi merugikan keuangan Negara cq Bank Syariah Mandiri dengan nilai sementara Rp16,6 miliar.***

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan