Artikel

Biar Nikmat Lagi Berpahala, Lima Hal Ini yang Harus Dilakukan saat Bercinta Sesuai Syariat Islam

Ilustrasi. Adab berhubungan seks dalam Islam hadir agar hubungan badan bisa memberikan pahala atau ibadah. (Dok: Istockphoto/dima_sidelnikov)

PANTAU JAKARTA - Berhubungan intim antara pasangan yang sudah menikah tentu menjadi salah satu hal yang diidamkan. Apalagi jika dilakukan dengan ikhlas dan penuh kasih sayang.

Dalam Islam, berhubungan intim memiliki adab dan ketentuan. Adab berhubungan seks dalam Islam ini hadir agar hubungan badan atau jima tak hanya dilakukan untuk memenuhi hawa nafsu, tapi juga sebagai bentuk ibadah.

Saat dilakukan dengan sepenuh hati dan ikhlas, hubungan intim menjadi ibadah yang bisa memberikan Anda pahala dan berkah dari Allah SWT.

Melansir cnn Indonesia, berikut adab berhubungan intim sesuai syariat Islam yang wajib dilakukan pasangan suami istri sebagaimana dilansir dari jurnal yang ditulis oleh Dosen Jurusan Syariah STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Mashur.

1. Tidak di tempat terbuka

Berhubungan intim merupakan kegiatan yang sangat pribadi. Sebaiknya dilakukan di tempat tertutup, di kamar, atau ruangan yang sangat tertutup.

2. Bercumbu rayu atau foreplay

Adab berhubungan seks dalam Islam selanjutnya adalah cumbu rayu alias foreplay. Hal ini bisa dimulai dengan kata-kata sayang atau romantis.

Bahkan Rasulullah SAW juga bersabda;

"Siapa pun diantara kamu, janganlah menyamakan istrinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan. Selanjutnya, ada yang bertanya, 'Apakah perantaraan itu?' Rasululla SAW bersabda, 'yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis'." (HR. Bukhâri dan Muslim).

Pendahuluan ini juga bisa dilakukan dengan mencium daerah sensitif istri, meraba kemaluan istri. Begitu juga sebaliknya, istri boleh meraba atau menyentuh kemaluan suami.

3. Gunakan selimut sebagai penutup

Islam melarang hubungan intim tanpa penutup apa pun. Dianjurkan menggunakan selimut saat hubungan seks sedang dilakukan.

4. Boleh dilakukan dari mana saja kecuali dubur

Melakukan hubungan intim boleh dilakukan dalam gaya apapun. Baik dari depan, samping, atau belakang. Asalkan, tidak melakukannya dari dubur atau sodomi, posisi berdiri, telungkup, hingga duduk.

5. Kondom diperbolehkan

Menggunakan kondom atau mengeluarkan air mani di luar boleh dilakukan suami jika memang hendak menunda memiliki keturunan. Islam tak melarang penggunaan kondom bagi pasangan suami istri.

Selain daftar di atas, hal lain yang perlu diperhatikan dalam adab hubungan seks menurut Islam adalah mandi wajib. Jangan lupa untuk melakukan mandi wajib setelah selesai bercinta.Siap! ***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan