Artikel

Masih Ingat dengan Ponari Si Dukun Cilik? Katanya Menyesal, Kenapa? Ini Alasannya

(Dok: tvonenews.com)

PANTAU JAKARTA – Ponari dukun cilik asal Jombang, Jawa Timur, kembali viral usai tampil di YouTube Ric SNT milik Ricky Santosa. Video yang memperlihatkan kondisi Ponari sekarang itu telah dilihat lebih dari satu juta kali.

Dahulu Ponari mengaku bisa meraup uang Rp 100 juta per hari dari pasien yang berobat kepadanya, namun sekarang dia mengaku bangkrut karena tak bisa mengelola uang.

Perlu diketahui, pertama kali Ponari dikenal sebagai dukun cilik yaitu pada 2009 . Saat itu, ia mengaku tersambar petir dan menemukan batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan segala penyakit.

Dikutip dari tvonenews.com, banyaknya pasien yang berobat kepadanya, membuat Ponari sering tampil di media baik itu koran maupun televisi.

Ponari mengaku saat praktek dukunnya ramai, sehari bisa memperoleh Rp 100 juta. Namun dengan seiringnya waktu, nama Ponari redup hingga jarang muncul.

Dia juga mengaku di YouTube Ric SNT milik Ricky Santosa bahwa dirinya bangkrut karena tak bisa mengelola uang.

“Soalnya ya tadi, nggak bisa ngelola uang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ponari sempat viral kembali saat menikah dengan Aminatuz Zuroh pada 2020 yang lalu. Ternyata kini dia sudah memiliki satu momongan.

“Sudah memiliki satu momongan," kata Ponari saat ditanya Ricky Santosa.

Kemudian, ia juga menunjukan kepada Ricky Santosa lokasi batu petir itu pertama kali ditemukan hingga membuatnya terkenal sebagai Dukun Cilik dari Jombang pada 2009 lalu.

“Di sini dulu, nemu batunya, dulu tidak kaya gini. Ini dulu tanah merah, kalau hujan becek," ungkapnya.

Ia mengaku pasiennya dulu tersebar hingga luar negeri, menurutnya, pasian paling jauh berasal dari Singapura.

“Paling jauh yang berobat dari Singapura," kata Ponari.

Saat menjalankan praktek pengobatan dengan batu petir yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit itu, Ponari mengaku tidak memasang tarif.

Kendati demikian, dia pernah mendapatkan uang Rp100 juta dalam sehari. “Tarifnya dulu, suka rela. Dulu sehari pernah dapat Rp100 juta,” ujarnya.

Ternyata ia tak hanya dibayar dengan uang tunai, beberapa pasiennya memberikan Ponari barang-barang berharga. Dia mengaku menyesal karena tak menerima hadiah tersebut karena masih polos.

“Paling aneh, dapat mobil, rumah, tapi tidak saya ambil. Nggak tahu dulu, masih polos,” kata Ponari.

Meskipun sempat terkenal sampai pelosok nusantara, nama Ponari redup pada 2015. Hanya sedikit orang yang berobat lagi kepadanya.

“Mau tahun 2015 sudah mulai sepi,” kata Ponari.

Namun menurut Ponari, batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan segala penyakit itu pernah ditawar sampai Rp 1 miliar.

“Batu petir itu masih ada di rumah, pernah ditawari sama orang, pernah ditawar 1 Miliar,” terang Ponari.***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan