Nasional

ROHADI PNS MILIKI REKENING GENDUT,INGIN LOMPAT LANTAI 9 GEDUNG KPK

PANTAU RIAU.COM JAKARTA-Rohadi mengaku sangat depresi hingga disebut-sebut berkali-kali ingin bunuh diri dengan meloncat dari lantai 9 KPK. Berbagai hal menjadi latar belakang kenapa panitera pengganti PN Jakut itu sampai depresi.

Kuasa hukum Rohadi, Alamsyah Hanafiah menjelaskan kliennya ketakutan bahwa keluarganya akan ikut terseret dengan kasus dugaan suap yang membelitnya.

"Dia ini rasa takutnya itu takut. Pertama, anaknya dilibatkan ditetapkan sebagai tersangka, keluarganya maksudnya," kata Alamsyah usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa 

Kemudian kedua dia tidak bisa bertemu anaknya. Anaknya lagi dicari-cari enggak ketemu, di situ rasa takutnya dia. Kemudian yang ketiga rasa takutnya dia tidak mau didakwa," jelasnya.

Menurut Alamsyah, Rohadi tak mau jika dakwaannya tak digabungkan antara suap, pencucian uang, dan gratifikasi.

"Kalau hanya yang akan datang itu didakwa maksudnya minta digabungkan antara dakwaan pencucian uang dengan dakwaan gratifikasi. Jangan sampai perkara gratifikasi satu dakwaan nanti putus sidang lagi, dia trauma di situ," tutur Alamsyah.

Rohadi didakwa menerima suap Rp 250 juta dan Rp 50 juta terkait penanganan perkara Saipul Jamil di PN Jakut. Ia didakwa dalam 5 dakwaan dan terancam 20 tahun penjara. Selain itu, kini Rohadi juga ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang dan gratifikasi. Kasusnya masih ditangani penyidik KPK dan sejumlah asetnya disita KPK.

25 Tahun lalu, Rohadi merupakan pegawai pengadilan yang tinggal di rumah petak. Tapi seiring waktu, kehidupannya membaik bahkan menjadi konglomerat. Ia kini memiliki 17 mobil, rumah sakit, proyek real estate, water park hingga kapal penangkap ikan. Padahal, ia hanyalah panitera pengganti (PP) dengan gaji Rp 8 jutaan per bulan.

editor hendri

sumber detik.com

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan