Hukrim

Polres Kuansing Amankan Mantan Kades yang Diduga Melarikan Diri ke Pulau Jawa

f Humas Polres Kuansing for .Frenky Roby/pantauriau.com

PANTAU KUANSING - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kuansing menangkap terduga tindak pidana korupsi penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing. Rabu (27/3/2024).

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho SH MH yang dikutip pantauriau.com di akun facebook milik Humas Polres mengatakan bahwa dugaan APBdes ditengarai terjadi pada tiga tahun anggaran .

 "Tersangka tersebut adalah Z (48), yang diduga melakukan dominasi terhadap anggaran dan kegiatan dalam APBDes tahun anggaran 2019, 2020, dan 2021, serta tidak menyetorkan pajak dan SiLPA, dengan total kerugian negara mencapai Rp. 592.192.510,"katanya

Informasi yang dihimpun wartawan pantauriau.com menyebutkan bahwa terduga  merupakan oknum mantan Kades Sitorajo Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing.

Masih kata dia, berdasarkan informasi dari Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, setelah penyidikan perkara terhadap Z selesai, “Tim opsional Sat Reskrim Polres Kuansing dipimpin oleh Kanit Idik III Aipda Agung Fausi melakukan penangkapan di Provinsi Jawa Barat,” terangnya. 

Terduga, lanjut Kasat Reskrim,  berhasil diamankan di salah satu warung di Kecamatan Bantar Kalong, Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 26 Maret 2024.

"Setelah penangkapan, Tersangka Z dibawa menuju Polres Kuantan Singingi melalui perjalanan dari Jakarta ke Pekanbaru, tiba di Polres Kuantan Singingi pada tanggal 27 Maret 2024. Selanjutnya tersangka dimasukkan ke dalam Rutan Polres Kuantan Singingi tanggal 27 Maret 2024," katanya.

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Kuansing ini menjelaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan institusinya meliputi memberikan Surat Perintah Penangkapan kepada terduga , mengamankan di Rutan Polres Kuantan Singingi.

“Dan memberikan tembusan surat perintah penangkapan kepada keluarga atau pengacara tersangka,"katanya

" Tindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi di tingkat desa, yang menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam menindak pelaku korupsi demi keadilan dan keberlangsungan negara," tandas Kasat mengakhiri keterangannya.***

 

 

 

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan