Kesehatan

Lutut dan Siku Menghitam? Jangan Panik Berikut 9 Cara Memutihkan Secara Alami

fr ilustrasi net

PANTAU DUMAI - Siku dan lutut yang menghitam dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kondisi medis, kebiasaan hidup, atau faktor lingkungan. Berikut adalah beberapa penyebab yang mungkin:

 Hiperpigmentasi Post-inflamasi

Terkadang, kulit dapat menghitam sebagai respons terhadap peradangan atau iritasi. Misalnya, jika siku atau lutut Anda sering teriritasi oleh gesekan atau tekanan, bisa menyebabkan hiperpigmentasi.

Keratosis Pilaris

Ini adalah kondisi umum yang menyebabkan timbulnya benjolan kecil dan kering di kulit yang terlihat seperti kulit yang bergerak. Keratosis pilaris dapat menyebabkan hiperpigmentasi di daerah yang terkena.

Gangguan Kulit

Gangguan kulit seperti dermatitis atopik atau psoriasis bisa menyebabkan kulit menggelap di area siku dan lutut.

Kerusakan Kulit

Paparan sinar matahari secara berlebihan tanpa perlindungan dapat menyebabkan kulit menggelap atau terbakar, terutama di area yang terpapar langsung, seperti siku dan lutut.

Gesekan atau Tekanan Berlebihan

Pada beberapa individu, gesekan atau tekanan berulang pada siku dan lutut (misalnya, saat duduk bersila atau bersandar pada siku) dapat menyebabkan penggelapan kulit sebagai respons alami kulit terhadap tekanan.

 

Pola Makan atau Kebiasaan Hidup

Kebiasaan merokok atau pola makan yang tidak sehat dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan menyebabkan hiperpigmentasi di berbagai bagian tubuh, termasuk siku dan lutut.

Keturunan

Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami hiperpigmentasi di siku dan lutut.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perubahan warna kulit yang signifikan atau jika perubahan tersebut disertai dengan gejala lain seperti gatal, peradangan, atau rasa tidak nyaman, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kulit. Mereka dapat membantu mendiagnosis penyebabnya dan memberikan saran tentang pengobatan atau perawatan yang tepat.

9 Cara 

Cara Memutihkan Lutut dan Siku – Kulit yang cerah dan sehat adalah dambaan banyak orang, termasuk untuk area lutut dan siku. Namun, seringkali area ini menjadi gelap dan kusam, membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Berbagai faktor seperti gesekan, paparan sinar matahari, dan kondisi kulit kering dapat menyebabkan perubahan warna pada area tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara memutihkan lutut dan siku dengan tepat dan efektif.

Penyebab Lutut dan Siku Menjadi Gelap

Cara Memutihkan Lutut dan Siku yang Hitam secara Alami

1. Eksfoliasi

2. Lidah Buaya

3. Lemon

4. Kunyit

5. Minyak Kelapa

6. Yogurt

7. Scrub Gula

8. Teh Hijau

9. Makanan Bergizi

Referensi

Penyebab Lutut dan Siku Menjadi Gelap

Mengutip bnp.jambiprov.go.id sebelum membahas cara memutihkan lutut dan siku, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu penyebab kulit pada area tersebut menjadi gelap. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan lutut dan siku menjadi gelap antara lain:

Area lutut dan siku seringkali mengalami gesekan saat beraktivitas sehari-hari, seperti berjalan, duduk, atau berdiri. Gesekan ini dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi dan menghitam.

Paparan sinar matahari secara langsung dapat merangsang produksi melanin dalam kulit, yang dapat menyebabkan kulit menjadi gelap.

Kulit yang kering cenderung lebih rentan terhadap perubahan warna. Kurangnya kelembapan dapat membuat kulit terlihat kusam dan gelap.

Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk memiliki kulit yang lebih gelap pada area lutut dan siku.

Seiring bertambahnya usia, kulit cenderung mengalami perubahan, termasuk pada area lutut dan siku. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi lebih gelap dan kusam.

Cara Memutihkan Lutut dan Siku yang Hitam secara Alami

Untuk memutihkan lutut dan siku yang gelap, ada beberapa cara alami yang dapat di coba. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mendapatkan kulit yang cerah dan sehat yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Eksfoliasi

Eksfoliasi merupakan proses mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Hal ini dapat membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Kita dapat menggunakan scrub alami seperti kopi, atau oatmeal untuk mengeksfoliasi lutut dan siku. Lakukan eksfoliasi 2-3 kali seminggu untuk hasil yang optimal.

 

2. Lidah Buaya

Gel lidah buaya mengandung zat-zat yang dapat membantu mencerahkan kulit. Oleskan gel lidah buaya pada kulit yang gelap dan biarkan selama 20-30 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Lakukan secara teratur untuk hasil yang optimal.

3. Lemon

Lemon mengandung vitamin C dan bahan pemutih alami yang dapat membantu mencerahkan kulit. Cara menggunakan lemon untuk memutihkan lutut dan siku adalah dengan memotong lemon menjadi dua bagian dan menggosokkan bagian dalam lemon ke kulit yang gelap. Diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal.

4. Kunyit

Kunyit memiliki kandungan curcumin yang dapat membantu memudarkan hiperpigmentasi dan mencerahkan kulit. Campurkan bubuk kunyit dengan air atau madu hingga membentuk pasta, kemudian oleskan pada lutut dan siku. Diamkan selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air.

5. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang dapat membantu mencerahkan kulit. Oleskan minyak kelapa secara merata pada lutut dan siku sebelum tidur, lalu bilas dengan air hangat di pagi hari. Lakukan secara teratur untuk hasil yang optimal.

6. Yogurt

Yogurt mengandung asam laktat yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih cerah. Oleskan yogurt pada kulit yang gelap dan biarkan selama 15-20 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Lakukan 2-3 kali seminggu untuk hasil yang terlihat.

7. Scrub Gula

Gula merupakan scrub alami yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih cerah. Campurkan gula dengan minyak zaitun atau madu hingga membentuk pasta. Gosokkan pasta ini secara lembut pada kulit yang gelap, lalu bilas dengan air hangat, lakukan 2-3 kali seminggu.

 

8. Teh Hijau

Teh hijau dikenal akan manfaatnya dalam mencerahkan kulit karena mengandung senyawa seperti epigallocatechin gallate (ECGG) dan antioksidan, seperti polifenol. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut dapat mengurangi pembentukan melanin di kulit, sehingga kulit terlihat lebih cerah dan putih.

Untuk memanfaatkan teh hijau sebagai pemutih lutut, seduh teh hijau dalam 1 cangkir air panas dan biarkan dingin. Celupkan kapas ke dalam teh hijau, lalu gosokkan dengan lembut ke lutut dan gunakan sebagai toner. Langkah ini dapat diulang 2 atau 3 kali sehari selama beberapa minggu. Selain itu, skincare dengan ekstrak teh hijau juga bisa digunakan untuk membantu memutihkan kulit.

9. Makanan Bergizi

Selain perawatan dari luar, konsumsi makanan yang mengandung antioksidan seperti buah-buahan dan sayuran hijau juga dapat membantu mencerahkan kulit. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

Tips Tambahan:

Minum air putih yang cukup untuk menjaga kesehatan kulit.

Hindari stres.

Tidur yang cukup.

Jika lutut dan siku sangat gelap dan tidak kunjung cerah setelah mencoba berbagai tips di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan meresepkan krim pencerah atau perawatan lainnya.

Semoga informasi tentang Cara Memutihkan Lutut dan Siku yang Hitam secara Alami ini dapat bermanfaat.

Referensi

Park, J. Y., Chen, J. F., Choi, H., Ho, W. W., Lesthari, N. N. I., Lim, J. T. E., … & Kerscher, M. (2022). Insights on skin quality and clinical practice trends in Asia pacific and a practical guide to good skin quality from the inside out. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 15(6), 10.

Naik, P. P., & Farrukh, S. N. (2022). Influence of ethnicities and skin color variations in different populations: a review. Skin Pharmacology and Physiology, 35(2), 65-76.

Liyanage, A., Liyanage, G., Sirimanna, G., & Schürer, N. (2022). Comparative study on depigmenting agents in skin of color. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 15(2), 12.

Anwar, A. I., Asmarani, Y., Madjid, A., Patellongi, I., Adriani, A., As’ ad, S., & Kurniadi, I. (2021). Comparison of 2% deoxyarbutin and 4% hydroquinone as a depigmenting agent in healthy individuals: A double‐blind randomized controlled clinical trial. Journal of Cosmetic Dermatology, 20(12), 3953-3959.

Goldie, K., Kerscher, M., Fabi, S. G., Hirano, C., Landau, M., Lim, T. S., … & Yutskovskaya, Y. (2021). Skin quality–a holistic 360 view: consensus results. Clinical, cosmetic and investigational dermatology, 643-654.

Markiewicz, E., & Idowu, O. C. (2020). Melanogenic difference consideration in ethnic skin type: a balance approach between skin brightening applications and beneficial sun exposure. Clinical, cosmetic and investigational dermatology, 215-232.




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan