Nasional

Hotel Tempat Menginap Raja Salman Di Bali Berkisar Rp 73 juta Semalam

PANTAU RIAU.COM DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali berharap kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saudi ke Pulau Dewata dapat meningkatkan arus kunjungan dan citra pariwisata di dunia internasional dan membantu daerah ini untuk membangun infrastruktur kepariwisataan khususnya investasi di perhotelan.

 

Sementara tempat menginap Raja Arab Saudi diperkirakan bakal menginap di Hotel The St. Regis Bali Resort, kawasan Nusa Dua, Badung, Bali. Hotel super mewah yang bertarif Rp 73 juta per malam itu menghadap langsung ke pantai yang teduh dan memiliki pasir putih.

 

Managing Director Indonesia Tourism Development Centre (ITDC) Nusa Dua, Wayan Karioka, pihaknya tidak bisa memberi detail lokasi tempat menginap Raja Salman dan rombongan, karena pertimbangan privasi serta keamanan. "Yang jelas sudah pasti di kawasan ITDC, sekitar 3 hotel yang di-booking. Tapi kata pihak keamanan Raja Salman, apa saja tiga hotel itu tidak boleh disebarluaskan," jelas Wayan Karioka

 

Selentingan mengenai lokasi menginap Raja Salman justru didengar Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana. Pada 2016 lalu, The St Regis Bali Resort masuk kembali ke dalam Conde Nast Gold List 2016, sebuah resort favorit di dunia. Selai itu menjadi yang terbaik untuk kategori family resort di 2016 Condé Nast Johansens Awards for Excellence.

 

Kamarnya di hotel ini terdiri dari beberapa tipe, yaitu St Regis Suites seharga Rp 5,3 juta hingga Rp 5,9 juta per malam, villa Rp 13 juta, Grande Astor Presidential Suite Rp 36 juta, The Strand Residence Rp 73 juta. Hotel berjarak 30 menit dari Bandara Ngurah Rai menggunakan mobil.

 

Menurut keterangan di situs resmi The S Regis Bali Resort, hotel bintang lima ini menawarkan banyak fasilitas berupa rangkaian vila pribadi dengan akses langsung ke pantai pasir putih terbaik di Nusa Dua.Selain itu juga menawarkan layanan butler 24 jam khas St Regis serta pengalaman gastronomi yang sungguh istimewa dan memanjakan selera.

 

Resort ini juga memiliki beberapa restoran andalan yang menyediakan beragam kuliner, mulai dari lokal hingga mancanegara. The St Regis Bali Resort memenangi penghargaan Indonesia's Leading Hotel 2016 dalam penghargaan World Travel Awards. Sebelumnya, pada 2011 dan 2013 The St Regis Bali Resort juga pernah mendapat penghargaan serupa.

 

Sementara itu harapan dari pemerintah daerah (pemda) Bali lewat Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyampaikan pemerintah bersama masyarakat Bali tentu antusias karena Raja Arab mau berlibur di Bali setelah melakukan lawatan di Jakarta. "Kita sambut positif kedatangan Raja Arab ke Bali untuk mendorong kemajuan pariwisata kita. Kami berharap Raja tidak semata-mata datang ke Bali, tetapi juga bisa membantu Indonesia khususnya Bali untuk membangun fasilitas dan infrastruktur kepariwisataan," katanya.

 

Sudikerta menyatakan mendapat isu kalau Raja Salman sebelumnya pernah mengatakan kalau Brunei Darussalam saja mempunyai hotel di Bali, masak dirinya tidak mempunyai hotel juga di Pulau Dewata. "Kata-kata itu kita sambut positif, kita berharap Beliau mau berinvestasi dalam berbagai bidang di Bali. Entah itu pembangunan infrastruktur jalan tol atau pembangunan bandara Bali utara, stadion dan lain sebagainya sepanjang bisa kita komunikasikan dengan Beliau," ujarnya.

 

Menurut Sudikerta, Gubernur Bali beberapa hari lalu juga sudah dipanggil Presiden Joko Widodo untuk melakukan rapat koordinasi terkait kedatangan Raja Salman untuk berlibur di Bali dari 3-9 Maret 2017.

 

Sebelumnya PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyatakan menyiapkan lahan parkir yang khusus disediakan bagi pesawat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saudi selama berlibur di Bali, 3-9 Maret 2017.

 

"Kami sudah menyiapkan terkait parkir dan pelayanan penumpangnya," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi.

 

Menurut Yanus, untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas penerbangan, pihaknya akan menjalin koordinasi dengan instansi terkait lainnya yang dipusatkan di Base Operation Lanud Ngurah Rai.

 

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengatakan dengan kedatangan Raja Salman akan mendongkrak pariwisata Indonesia dan khususnya Bali. Kedatangan Raja Salman di Bali untuk berlibur itu diharapkan memberikan pengaruh positif bagi rakyatnya, termasuk wisatawan dari negara-negara di kawasan Timur Tengah. "Kalau rajanya datang maka rakyatnya akan datang juga," ujarnya.

 

Arief Yahya menjelaskan wisatawan dari Timur Tengah merupakan salah satu wisatawan kelas premium dengan tingkat pengeluaran yang tinggi yakni sekitar 2.000 dolar AS untuk sekali kunjungan.

sumber beritasatu

 




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan