Daerah

Wawako Eko Suharjo SE Hadiri Kegiatan Pencanangan TNI Manunggal KB-Kes

PANTAU RIAU.COM-Wakil Walikota Dumai ikut Menghadiri  kegiatan pencanangan TNI Manunggal KB-Kes Tingkat Nasional tahun 2017 yang dipusatkan di kota Pasir Pangarian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (6/4/2017)  Antisipasi Ledakan Penduduk Indonesia yang diperkirakan terjadi tahun 2035 mendatang,jadi isu utama dari pencanangan TNI Menunggal KB-Kes Nasional.

 

Meski  Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio batal hadir dan diwakili Inspektur Jendral (Irjen) TNI Letjen H. Satyo Solarso, pelaksanana pencanangan TNI Manunggal KB-Kes Nasional di Rohul tetap berlangsung meriah dan semarak.

 

Pada pencanangan TNI Manunggal KB-Kes Nasional 2017,  ditandai pemukulan beduk oleh Irjen TNI, Plt Bupati Rohul, H Sukiman, Kapolda Riau dan Sekretaris Utama BKKBN Pusat. Di kegiatan itu juga ditampilkan kesenian lokal, sehingga membuat pelaksanaan pencanangan TNI Manunggal KB-Kes Nasional kian semarak, walaupun digelar di bawah teriknya matahari, di halaman kantor Bupati Rohul Pasir Pangaraian .

 

Dalam Kegiatan TNI KB-Kes Nasional tersebut tampak hadir Plt Bupati Rohul Sukiman, Wakil Asisten Teritorial Panglima TNI Brigjen Gatot Triswanto, Kapolda Riau Mayjen Pol Zulkarnain,  Dandrem 031/WB, Brigjen TNI Abdul Hakim, Dandrem 022/PT, sejumlah Bupati dan Wakil Bupati dari 13 Kabupaten/ Kota se-Riau, Kepala staf Korem 031 Wira Bima (WB) Kolonel Infantri Inyoman, Asisten Teritorial, Kasdam I Bukit Barisan, serta para Anggota DPRD Riau Dapil Rohul, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

 

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio dalam amanat tertulis yang dibacakan Irjen TNI Letjen H. Satyo Solarso dirinya menyampaikan,  bahwa penduduk merupakan aset penting, yang sangat menentukan maju mundurnya suatu bangsa. Sehingga aspek kualitas dan kuantitas, menjadi sangat penting diperhatikan oleh pemerintah.

 

“Sehingga TNI mengambil peran, ikut mensosialisasikan serta membantu pemerintah, mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, sehingga  kuantitas penduduk seimbang dengan ketersediaan pangan dan energy,” ungkap.

 

Katanya Letjen H. Satyo Solarso lagi, tahun 2035  pemerintah memproyeksikan jumlah penduduk Indonesia, bakal tembus angka 305,6 juta jiwa. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari ledakan penduduk tersebut, yaitu ancaman ketahanan pangan, energy,  serta terabatasnya lapangan pekerjaan.   Salah satu antisipasi yang mungkin dilakukan, yaitu menggalakan kembali program keluarga bernecana disamping penyiapan infrastrkur, peningkatan hasil pertanian

 

Wawako Menyampaikan setelah acara usai" dirinya berharap melalui pencannagan Kegiatan TNI KB-Ke Nasional di Rohul, maka dapat memperkuat kembali program keluarga berencana.  Hal itu sesuai dengan  Nawacita presiden Jokowi-JK. Khusunya nawa cita ke 3, 5 dan 8. Khususnya Cita Ke-3  yakni penguatan  daerah pinggiran,.  Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) harus menyentuh wilayah miskin padat penduduk, daerah kumuh dan derah tertinggal lainya, sehingga warga miskin dapat merasakan program keluarga berencana secara langsung. kota Dumai juga termasuk salah satu kota yang ikut giat dan aktif Dalam mensukseskan program ini.

 

“Pencanangan Baksos TNI di Rohul, juga merupakan momentum penting dalam meningkatkan  kesejahatraan masyarakat, apalagi seperti pidato yang disampaikan panglima TNI tadi ketahanan pangan dan energi menjadi program prioritas pemerintah,” kata Eko suharjo (hms)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan