Daerah

Ngawidi Sampaikan Klarifikasi tentang Gedung KNPI Bengkalis

Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan Dinas PUPR Bengkalis H Ngawidi

BENGKALIS (PRC) - Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan Dinas PUPR Bengkalis H Ngawidi membantah mengungkapkan hal-hal yang memojok anggota DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan sebagai pemilik proyek rehab Gedung KNPI seperti disampaikan salah seorang aktivis anti korupsi disalah satu media online. 

 

Menurutnya, ucapan disampaikan aktivis anti korupsi Yulianto merupakan hal yang tidak benar. Karena dia tidak pernah mengucapkan apalagi memberikan pernyataan bahwa proyek rehabilitasi Gedung KNPI milik anggota DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan.

 

“Itu tidak benar, mana mungkin saya mengatakan seperti itu,"tegas Ngawidi, Jum'at (9/6/2017) kepada sejumlah wartawan. 

 

Menurutnya, beberapa waktu ada seseorang datang mengkonfirmasi hal itu. Namun, Ngawidi mengaku tidak pernah mengucapkan proyek itu milik anggota dewan. 

 

“Ada yang datang, tanya, proyek KNPI milik pak Irmi, saya jawab setahu saya punya Leman. Itu saja, tapi anehnya kenapa ada pihak mengaku kalau saya menyatakan penyampaian seperti itu,"terangnya. 

 

“Disini saya menegaskan, saya tidak pernah mengatakan itu apalagi menuding anggota DPRD Bengkalis Irmi Syakip pemilik proyek Gedung KNPI,"tegasnya lagi. 

 

Diterang Ngawidi, klarifikasinya terkait tudingan terkesan dibuat-buat itu sudah disampaikan ke media online tersebut. Namun hingga kini belum diterbitkan. 

 

“Ini bulan baik. Mari kita ciptakan suasana kondusif untuk daerah, "tutup Ngawidi. 

 

Sebelumnya, Penggiat Anti Korupsi Bengkalis bernama Yulianto disalah media online menginginkan pihak Kejaksaan Bengkalis mengusut dugaan penyimpangan pembangunan rehabilitasi Gedung KNPI Bengkalis. 

 

“Ini sudah jelas ada permainan oknum pejabat, terlebih-lebih oknum anggota DPRD Bengkalis Irmy Syakip Arsalan. Sesuai penyampaian KPA Dinas Bina Marga, H.Ngawidi, dia mengatakan bahwa proyek ini kepunyaan Irmy Syakip. Jika persoalan ini dibiarkan mau jadi apa negeri Bengkalis ini," ucap yulianto kepada berazam.com, Selasa lalu.***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan