Hukrim

Mantan Kades Semunai Pinggir dihukum 4 Tahun Penjara

Kasipidsus Kejaksaan Negeri Bengkalis Arif Setya Nugroho

BENGKALIS (PRC) - Suwadi, mantan Kepala Desa (Kades) Semunai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis diganjar 4 (empat) tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) RI. Putusan ini menguatkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaaan Negeri (Kejari) Bengkalis atas ajuan banding dan kasasi terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor dan Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru yang mengganjar Suwadi dengan vonis 20 bulan penjara 20 November 2017 lalu.

 

Suwadi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyelewengkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis senilai Rp1 miliar tahun anggaran 2013 silam.

 

Tertuang dalam Putusan MA terhadap Suwadi sesuai ketetapan Nomor : 539K Pidsus/2017 tertanggal 7 Juli 2017, memutuskan Suwadi dipenjara badan selama 4 tahun penjara, dan harus membayar denda Rp200 juta subsider kurungan 6 bulan penjara.

 

"Putusan MA sudah kita terima awal pekan Agustus lalu. Terdakwa Suwadi dijatuhi hukuman yang menguatkan tuntutan JPU selama 4 tahun penjara," ungkap Kepala Kejari Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Arief Setya Nugroho, kepada sejumlah wartawan, Selasa (22/8/17) kemarin.

 

Meskipun telah mengembalikan uang pengganti kerugian negara, atas perbuatannya menyelewengkan dana desa ini, sebelumnya JPU menuntut hukuman pidana penjara selama 4 tahun membayar denda sebesar Rp100 juta subsider 2 bulan penjara.

 

Perbuatan terdakwa yang terbukti melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah ditambah dan diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor tersebut.

 

Seperti diketahui, 2013 lalu, saat Swadi menjabat sebagai Kades Semunai. Pemkab Bengkalis, menganggarkan ADD untuk kegiatan pelaksanaan fisik desa sebesar Rp1 miliar. ADD sebesar Rp1 miliar itu, diperuntukan untuk pembanguan pagar makam, parkir kantor desa dan Poskesdes.

 

Terpidana Suwadi bersama Anis Febriana, selaku Bendahara Desa yang dituntut terpisah, telah memperkaya diri sendiri dan orang lain sehingga merugikan negara sebesar Rp252 juta lebih.(riaugreen) ***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan