Daerah

Pemcam Mandau Periksa Perizinan Hotel Amadeo Duri

Petugas pemeriksaan perizinan dari Pemcam Mandau di Hotel Amadeo Duri.

MANDAU (PRC) - Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Mandau melalui Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) melakukan pemeriksaan perizinan usaha perorangan atau badan hukum Hotel Amadeo di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Air Jamban - Duri, Kecamatan Mandau, Selasa (24/10).

 

Sejumlah petugas pemeriksaan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kecamatan Mandau diturunkan, dengan dipimpin langsung Kasi Trantib Kecamatan Mandau, Maspuri SH.

 

Di hotel yang maksud, petugas pemeriksaan diterima oleh pihak manajemen hotel dalam hal ini Koordinator HRD Hotel Amadeo, Zila Rahmatul Fitria. "Ini merupakan pemeriksaan perizinan usaha perorangan dan/atau badan hukum atas nama usaha Hotel Amadeo," jelas Petugas Pemeriksaan, Mukhlis SH mendampingi Kasi Trantib Mandau, Maspuri SH saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

 

Adapun perizinan usaha yang hendak diperiksa itu, jelasnya lebih Lanjut. Diantaranya surat izin mendirikan bangunan (IMB), SIUP, TDP, Izin Pariwisata. dan PHRI.

 

Selain terkait pemeriksaan masalah perizinan tempat usaha tadi, petugas juga menjelaskan aturan mengenai pelaksanaan razia terhadap hotel kelas Melati dan hotel berbintang kepada pihak manajemen hotel.

 

Hal itu perlu dijelaskan petugas, terlebih sempatnya terjadi ketegangan antara pihak manajemen hotel dengan petugas razia, beberapa waktu yang lalu. Saat anggota Satpol PP melakukan razia ke hotel yang mengklaim sebagai hotel bintang tiga itu.

 

Saat ditanya sejumlah wartawan, jika memang telah mendapat sertifikasi sebagai hotel berbintang tiga. Kenapa tanda bintang tiganya tidak disandingkan dengan nama hotel, seperti yang dilakukan oleh hotel berbintang tiga lainnya di Kota Duri. Seperti Hotel Surya dan Hotel Grand Zuri?

 

Sehingga bisa tersosialisasikan ke masyarakat, dan masyarakat tidak salah mengira bahwa ini hotel kelas Melati. Zila mengaku, hal ini sudah diwacanakan oleh manajemen hotel. Cuma karena kita baru, katanya, jadi saat ini pihak hotel masih menentukan dimana posisi pemasangannya.

 

Namun, pada pemeriksaan perizinan yang dilakukan oleh petugas Penegak Perda tersebut. Ada sesuatu yang dirasa janggal dan aneh yang akhirnya mengundang tanda tanya besar bagi petugas. Persisnya ketika petugas meminta fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Hotel Amadeo. Pihak manajemen hotel tidak bersedia memberikannya.

 

Alasannya, pihak manajemen tidak membolehkan. Jangankan diminta fotokopinya, difoto saja pakai kamera Hp juga tak boleh. Terkesan ada yang disembunyikan disitu, tak boleh ada orang yang tahu.

 

"Kalau Bapak-Bapak pengin lebih jelas, silahkan minta ke Badan Penanaman dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) aja. Saya hanya menjalankantugas," katanya.***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan