Daerah

Diduga “Feng-shui PT.Rapp” Penghalang Pembangunan Infrastruktur Akses Jalan Menuju Istana Sayap di Kecamatan Pelalawan

Diduga “Feng-shui  PT.Rapp” Penghalang Pembangunan Infrastruktur Akses Jalan Menuju Istana Sayap di Kecamatan Pelalawan 

 

Pelalawan (PRC) -Kini pupus sudah keinginan masyarakat riau untuk senantiasa dapat dengan mudah  berkunjung menikmati situs sejarah Kerajaan Istana Sayap di Kec. Pelalawan, megahnya badan jalan poros yang menghubungkan kota Pkl. Kerinci menuju Kecamatan Pelalawan yang dibangun sejak beberapa tahun yang lalu dan telah menelan biaya hingga milyaran rupiah, namun hingga kini penyelesaian jalan tersebut terhambat hanya karena alasan klenik yang telah menjadi Issue Publik, yakni pembangunan akses jalan poros tersebut mengganggu Feng-shui Rapp.

(Photo. Badan Jalan Lingkar menuju Intana Sayap - Pelalawan )

Sepertinya pihak Pemda Pelalawan mengamini alasan klenik yang disampaikan pihak management RAPP tersebut, bahkan beberapa anggota DPRD Pelalawan yang tidak perlu disebutkan namanya disini juga ikut mengamini atas terhentinya pembangunan badan jalan menuju Istana Pelalawan sepanjang  ± 6 Km tersebut. 

Sungguh ironi, jika akal sehat para kaum pemuka anak negeri ini telah tergadaikan oleh kaum Feodal /Korporasi swasta dan tanpa sadar telah merusak harkat dan martabat marwah para pemuka anak negeri bumi lancang kuning secara massif.

Bagaimana nantinya, jika kemudian hari pihak managemen RAPP mengatakan bahwa Feng-shui nya melarang untuk membayar pajak???, dan atau Feng-shui nya menyuruh karyawan untuk melakukan unjuk rasa secara massal terhadap kebijakan pemerintah????, ataupun Feng-shui nya meminta untuk mempekerjakan buruh kasar pada project di RAPP menggunakan tenaga kerja asing (TKA) dari negeri china??? Apakah juga harus diamini oleh para petinggi pembuat kebijakan negeri pelalawan ini??? dan haruskah mengabaikan semua regulasi dan peraturan penundang-undangan  yang berlaku demi menghormati ketentuan Feng-shui ?????

Sungguh luar biasa hebatnya kinerja para petinggi pembuat kebijakan di negeri ini, jika ternyata “ada pihak swasta /korporasi bisa melakukan segala cara dengan memberikan alasan tanpa logika demi untuk  mempertahankan kepentingan bisnisnya, bisa mengatur pihak pemerintah terutama Pemkab Pelalawan dalam melakukan pembangunan jalan poros menuju cagar budaya Istana Pelalawan”, yang notabene akses jalan tersebut untuk kepentingan masyarakat umum dan akan memperlancar arus transportasi dari Kecamatan Pkl Kerinci menuju Kecamatan Pelalawan. Padahal, dengan adanya akses jalan tersebut,  tidak menutup kemungkinan bahwa daerah Kecamatan Pelalawan yang memiliki situs sejarah Kerajaan Istana Sayap dapat lebih terkenal dan lebih maju serta berkembang dengan banyaknya pengunjung yang datang dan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Pelalawan tentunya. 

Hingga kini badan jalan tersebut terbengkalai hanya dikarenakan adanya issu bahwa Feng-shui Rapp melarang terhadap kelanjutan pembangunan badan jalan menuju istana pelalawan tersebut. Disaat tim Pantauriau.com melakukan survey terhadap jalan tersebut, ternyata  faktanya adalah bahwa jalan tersebut akan melintasi pipa supply air kebutuhan pabrik dan juga melintasi parit buangan limbah cair milik PT. RAPP yang menuju Sungai Kampar. 

 

Sangat disayangkan jika para petinggi anak negeri dan para pembuat kebijakan negeri ini tidak tegas dan kurang memiliki daya nalar untuk berfikir secara ilmiah serta  konfrehensip dalam menilai fakta dan realita, terutama dalam hal keterlanjutan pembangunan jalan menuju istana pelalawan, untuk memajukan pembangunan di tanah “Tuah Negeri Seiya Sekata” ini harus tunduk dan patuh serta taat dengan kebijakan pihak korporasi/swasta dan atau tunduk terhadap “issu ketentuan Feng-Shui”, sehingga Pemda tidak berdaya untuk membuat jembatan yang melintas diatas pipa dan parit limbah milik PT. RAPP.

Kiranya pihak penerus generasi kerajaan istana pelalawan, para pemuka adat, ninik mamak, para batin dan anak kemanakan tuah negeri, jangan hanya perpangku tangan seolah olah seperti telah dinina bobokkan oleh pihak managemen PT. RAPP, untuk diam seribu bahasa atas sebab musabab terhambatnya pembangunan jalan poros menuju istana sayap di Kecamatan Pelalawan yang telah diidam-idamkan sejak dulu kala.

Semoga issu adanya fengshui penghambat pembangunan jalan menuju istana sayap di Kecamatan Pelalawan hanya sekedar issu isapan jempol belaka dan para penguasa negeri ini dapat mampu menguasai para pengusaha/korporasi  swasta dinegeri ini untuk tunduk dan taat terhadap regulasi kepemerintahan NKRI.

Ka.Biro Pllwn – pantauriau.com




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan