Daerah

Dokumen Kontraktor Proyek Jalan Bengkalis Disita KPK

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah

PEKANBARU (PRC) – KPK melakukan penggeledahan terhadap sejumlah tempat di Pekanbaru, Riau. Penggeledahan itu terkait proyek jalan di Kabupaten Bengkalis yang menyebabkan kerugian Rp 80 miliar.

 

"Hari ini penyidik menggeledah sejumlah tempat di Pekanbaru. Tadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB telah dilakukan penggeledahan di kantor salah satu kontraktor terkait kasus dugaan korupsi di Bengkalis, yaitu di Jalan Wonosari 141A Tangerang Tengah Marpoyan Damai, Pekanbaru," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (21/3/2018).

 

Dari penggeledahan, menurut Febri sejumlah dokumen terkait proyek disita di lokasi tersebut. Saat ini tim penyidik telah berpindah untuk melakukan geledah di lokasi lain.

 

"Dan saat ini tim sudah berada di lokasi lain di Tenayan Raya Sail, Pekanbaru. (Penggeledahan) Sedang berjalan," ucapnya.

 

Penggeledahan tersebut dilakukan KPK sejak Senin (19/3) kemarin. Saat itu KPK menggeledah kantor DPRD dan Dinas PU Bengkalis dan menyita 8 kontainer berkas dan dokumen-dokumen proyek jalan.

 

Dalam kasus ini, KPK menetapkan 2 tersangka, yaitu Sekda Dumai M Nasir sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) ketika masih menjabat Kadis PU serta Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar.

 

Keduanya disangka memperkaya diri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang menuju Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015. Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar.***




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan