Daerah

Wujudkan SDM Berkualitas, Setiap Kecamatan Bakal Berdiri Sekolah Pintar

Bupati Bengkalis Amril Mukminin didampingi Plt. Kadisdik Bengkalis Edi Sakura,M.Pd melihat Prasarana dan sarana Kelas Sekolah Pintar

BENGKALIS (PRC) – Pembangunan merupakan proses yang berkesinambungan mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat. Pembangunan sektor pendidikan merupakan hal yang sangat penting, sekaligus menjadi investasi besar untuk menunjang seluruh aspek kehidupan di sebuah negara, terutama dalam menghadapi era global.

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam upaya untuk dapat menciptakan sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak terkait untuk dapat mempercepat realisasi penciptaan SDM yang unggul dan berkualitas. Output yang diharapkan dari pembangunan sektor pendidikan, adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang siap bersaing.

Melalui SDM yang unggul, tangguh dan berkualitas baik secara fisik dan mental akan berdampak positif terhadap peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa, namun juga dalam mendukungpembangunan daerah dan nasional. Untuk mendapatkan SDM yang berkualitas, dibutuhkan kerja keras dan dukungan dari segenap elemen di Negeri Junjungan ini.

Selain itu, untuk mencetak atau menghasilkan SDM, harus ditopang dengan peningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dan tenaga pendidik di sekolah. Untuk mencapai hal itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pendidikan Kabupaten (Pemkab) Bengkalis setiap tahun secara konsisten menggelontorkan dana lumayan besar untuk memajukan dunia pendidikan di Negeri Junjungan ini.

Salah satunya, melalui program Sekolah Pintar (Smart School) atau lazim disebut sekolah unggulan. Dalam jangka panjang, Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menyiapkan sebuah program jitu Sekolah Pintar di setiap kecamatan.

“Kita harus lebih dahulu memperbaiki kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Bengkalis ini, dan salah satu cara meningkatkan kualitas pendidikan tersebut, seperti  memfasilitasinya dengan membangun gedung seperti ini,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura,

Sejauh ini, jumlah Smart School di Negeri Junjungan, sebanyak dua buah, yakni di Pulau Bengkalis, tepatnya Sekolah Dasar Negeri (SDN)  48 di Jalan Pembangunan, Damon. Kemudian Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Bengkalis di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis. Sesuai rencana, pada tahun 2018, akan bertambah lagi jumlah  Sekolah Pintar, tepatnya SMP di Kecamatan Mandau dan Pinggir.

Apa sebenarnya Sekolah Pintar tersebut. Edi Sakura menjelaskan sekolah pintar atau Smart School merupakan suatu konsep sekolah yang berbasis teknologi dalam proses belajar-mengajar di kelas. Dalam Sekolah Pintar, menggunakan teknologi pendidikan mencakup suatu sistem terintegrasi yang membantu komunitas pendidikan dalam menjalankan fungsinya masing-masing dengan tujuanmengembangkan potensi peserta didik.

Seyogianya, dalam Sekolah Pintar ini, selain ditopang dengan sarana dan prasarana yang lengkap. Mulai dari bangunan dengan konsep lebih modern dan smart. Kemudian didukung dengan keberadaan sarana komputer dan internet. Selain itu, yang tidak bisa diabaikan, harus didukung dengan keberadaan tenaga pendidik yang berkualitas, terutama dalam penguasaan kemajuan teknologi digital.

“Menuju ke arah terwujudnya Sekolah Pintar yang hakiki, secara bertahap kita menyiapkan gedung dan sarana pendukung yang memadai. Selanjutnya seiring perjalanan waktu, Pemkab Bengkalis disiapkan tenaga pendidik yang profesional dan berkualitas,” ungkap Edi Sakura.

Untuk mencetak tenaga pendidikan yang berkualitas guna menyokong keberadaan Sekolah Smart, dalam beberapa tahun kedepan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, akan mengikutsertakan tenaga pendidikan dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Peran guru dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh dengan sukses atau tidak pendidikan tersebut kedepannya. Guru ibarat nahkoda kapal yang mengarahkan, membimbing dan memberi petunjuk ke awak kapalnya agar kapal tersebut dapat berjalan dengan baik menuju tempat tujuannya. Dalam pendidikan formal di sekolah, guru memegang kendali penuh terhadap anak didik/peserta didik dalam kelas. Baik atau tidaknya pembelajaran dalam kelas bergantung pada guru sebagai ujung tombaknya.

Terlebih, bagi guru yang mengemban amanah di Sekolah Pintar, maka mau tidak mau harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi, jika seorang guru akan tertinggal. Sebab guru yang berkualitas akan membawa pengaruh sangat besar dalam pelaksanaan pendidikan. Pendidikan yang bermutu tercipta dari peran seorang guru yang berkualitas.

Disinggung apakah, kehadiran Sekolah Pintar, tidak menimbulkan kesenjangan dengan sekolah-sekolah lain. Menanggapi hal itu, mantan Kepala SMPN 3 Mandau, menegaskan,pembangunan dunia pendidikan merupakan skala prioritas dalam suatu daerah. Bukan saja sekolah unggulan yang menjadi perhati, namun semua sarana dan prasarana Pendidikan Kabupaten Bengkalis terus menjadi perhatian.

Kehadiran Sekolah Pintar (Smart School) atau Sekolah Unggulan pada setiap kecamatan, diharapkan mampu menjadi referensi bagi sekolah-sekolah di kawasan itu. Terutama dalam upaya peningkatan dan pengembangan tenaga pendidik untuk menjadi generasi yang berkualitas.  

Peningkatan kualitas pendidikan adalah suatu proses yang saling terhubung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebuah sekolah diharuskan untuk kreatif dan dinamis dalam hal melaksanakan perannya untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

Salah satu Anggota DPRD Bengkalis Komisi IV yang membidangi Pendidikan bernama Fransisca Sinambela sangat mendukung atas adanya Sekolah Pintar di Kabupaten Bengkalis yang bisa membentuk karakter anak yang bisa menguasai atas perekembangan Teknologi digital.

“Kita sangat mendukung atas adanya Sekolah Pintar di Kabupaten Bengkalis, kami Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis sangat mendukung atas adanya Sekolah Pintar karena akan membentuk karakter anak yang bisa menguasai atas perkembangan Teknologi digital saat ini,” ujarnya.

Fransisca Sinambela menambahkan, Kita juga berharap di Sekolah Negeri maupun Sekolah Swasta yang ada di Kabupaten Bengkalis ini juga tidak kalah dengan Sekolah pintar dan mampu bersaing untuk membentuk karakter anak yang menguasai bidang Teknologi digital begitu pesat.

“Kita juga meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis agar dengan serius untuk mengembangkan Sekolah Pintar ini hingga keseluruhan Kecamatan karena ini adalah sesuatu hal yang sangat positif dan bisa mengarahkan anak ke arah yang baik dengan perkembangan Teknologi digital,” tuturnya.

Sekolah Pintar ini juga mendapatkan dukungan positif dari berbagai pihak salah satunya dari Kepala Sekolah SD Negeri yang ada di Kecamatan Mandau yaitu Kepala SDN 2 Mandau Hj. Eridawati,S.Pd. ia berharap Sekolah Pintar ini dapat berkembang dengan baik ditengah-tengah masyarakat dan bisa membantu masyarakat membentuk karakter anak nya kearah yang lebih baik.

“Kami Kepala Sekolah SD yang ada di Kecamatan Mandau sangat mendukung atas adanya Sekolah Pintar di Kabupaten Bengkalis dan sangat membantu masyarakat untuk membentuk karakter anak nya kearah yang lebih baik atas perekembangan Teknologi digital yang begitu besar saat ini,” ucapnya.

Hj. Eridawati menambahkan, Apalagi perekembangan Teknologi digital saat ini banyak dipergunakan kearah yang negatif dan banyak anak-anak kita yang terjerumus karena salah menggunakan perekembangan Teknologi digital zaman now dengan adanya Sekolah Pintar di Kabupaten Bengkalis bisa membantu beserta mengarahkan anak-anak kita ke arah yang lebih positif atas perkembangan Teknologi digital.

“Kita juga berharap Sekolah Negeri biasa yang ada di Kabupaten Bengkalis juga bisa mendapatkan bimbingan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis untuk membentuk karakter anak atas perekembangan Teknologi digital zaman now yang begitu besar saat ini dan bisa mengarahkan anak-anak kita kearah yang lebih positif serta tidak terpengaruh dengan hal negatif,” tandasnya.*

Kepala SMPN 4 Bengkalis yang ditunjuk sebagai Sekolah Pintar bernama Wan Yusna Susila,M.Pd saat ditemui mengatakan Memang benar Sekolah kami ini sekarang sudah ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis sebagai sekolah pintar karena menurut penilaian nya Prasarana dan sarana di sekolah kami ini sudah melampaui batas,” ujarnya.

“Sebagai contoh nya jumlah kursi, Papan Tulis beserta meja jumlahnya itu sesuai banyak peserta didik tetapi yang melampaui batas itu ada Teknologi nya lebih canggih dari sekolah lainnya misalnya menggunakan Proyektor, kemudian papan tulisnya juga sistem Touchscreen sehingga peserta didik langsung bisa berenteraktif dan termasuk sarana pendukung lainnya,” tuturnya.

Wan Yusna Susila menambahkan, Dengan prasarana dan sarana pendukung Teknologi serba canggih ini juga bisa membantu Guru untuk membimbing para peserta didik dan tidak susah lagi seperti dulu karena fasilitas pendukung sudah serba canggih tinggal mutu pendidikan saja yang ditingkatkan.

Sementara itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin juga mengatakan Semoga sekolah lain yang ada di Kabupaten Bengkalis ini dapat mengacu sistem Teknologi digital seperti yang ada di SMPN 4 Bengkalis ini agar menumbuhkan rasa semangat bagi Guru dan Peserta didik untuk mengembangkan mutu pendidikan yang lebih baik lagi,” kata Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

“Oleh karena itu, kita harus lebih dahulu memperbaiki kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Bengkalis ini, dan salah satu cara meningkatkan kualitas pendidikan tersebut, seperti  memfasilitasinya dengan membangun gedung seperti ini,” terang Kepala Daerah Bengkalis itu.

Kemudian sambungnya, maju mundurnya pendidikan tidak bisa hanya diletakkan pada pundak pemerintah semata. namun harus dilakukan bersama-sama, baik itu dari peserta didik, guru, orang tua dan masyarakat harus ambil bagian secara aktif.

Dijelaskan Amril, Dengan tanggung jawab itu masyarakat diharapkan untuk berpartisipasi, memberikan pemikiran bagaimana seharusnya dan ke mana anak didik dibawa. atau bagaimana melaksanakan sistem yang telah dibangun agar efektif dan menjawab kebutuhan pembangunan serta memberikan berkontribusi dalam mewujudkan berbagai sarana dan prasarana yang diperlukan,” jelas mantan Anggota DPRD Bengkalis tiga periode itu,

“Pentingnya partisipasi masyarakat, karena sebagai bagian dari pembangunan di daerah ini, memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan, menjaga dan keberlangsungan pembangunan secara keseluruhan,” pungkas Amril Mukminin yang juga mantan Kepala Desa Muara Basung itu.*




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan