Daerah

“TANGKAP” Toro, Puluhan masa gelar demo di depan PN Pekanbaru

PEKANBARU (PRC) - “TANGKAP” Toro, tahan Toro, jaga marwah Bengkalis”. Begitulah teriak puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Bengkalis. Unjuk rasa digelar di depan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (20/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam aksi itu, mereka menuntut majelis hakim untuk segera menahan terdakwa kasus ITE, yang merupakan pimpinan redaksi di media online harianberantas.co.id, Toro. Dimana, proses hukum tersebut kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Aksi itu, diketahui sebagai bentuk kecaman terhadap aksi sejumlah massa yang menamakan diri sebagai Solidaritas Insan Pers, kelompok massa yang mengaku sebagai Solidaritas Insan Pers tersebut, diduga telah melakukan intervensi dan intimidasi terhadap saksi pelapor, hingga terjadi kericuhan dan videonya sempat viral di media sosial.

Aksi Soeara yang di koordinir oleh Andika Sakai dari Aliansi Pemuda Sakai Bengkalis dan Hengki Saputra yang merupakan ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (IPMKB) itu, meminta kepada penegak hukum agar tidak mudah diintervensi oleh pihak manapun.

‘’Selain itu, kami mendukung penuh kepada pihak kepolisian untuk memberantas berita-berita hoax yang sangat meresahkan masyarakat,’’ ucap salah satu koordinator aksi, Hengki Saputra.

Tak hanya itu, dalam orasinya mereka juga mengatakan jika apa yang sudah dilakukan oleh terdakwa Toro, memang sudah sangat meresahkan masyarakat Bengkalis. Dimana, dalam menjalankan aktifitasnya, terdakwa Toro merangkap selaku LSM dan wartawan, yang kerap menciptakan kegaduhan.

‘’Kami minta agar pihak penegak hukum segera menahan Toro. Karena kami menilai dia telah melakukan mobilisasi massa untuk menekan pengadilan dan mengintervensi dan mengintimidasi saksi seperti mana yang sudah kita lihat di video Medsos (media sosial),’’ ujar Andika.

Dalam aksi itu, Humas Pengadilan Negeri Pekanbaru, Martin Ginting SH MH menemui puluhan massa yang melakukan aksi. Dalam sambutannya, pihaknya telah mendengar dan menerima aspirasi para pengunjuk rasa.

‘’Aspirasi adik-adik mahasiswa dan masyarakat sudah kami dengar dan kami terima. Hal ini akan kami sampaikan ke majelis hakim yang menyidangkan perkara ini,’’ ucapnya.

Mendengar hal itu, massa pun terlihat senang. Mereka selanjutnya membubarkan diri dengan teratur. Kemudian mereka masuk ke dalam ruang sidang.(rls)




[Ikuti PANTAURIAU.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 0813 6366 3104
atau email ke alamat : pantauriau@gmail.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan PANTAURIAU.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan